0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasca Bentrok, Polisi Amankan Empat Pesilat

Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Petugas Polres Sragen, mengamankan emat orang anggota dari perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Perguruan Kera Sakti yang diduga menjadi pemicu bentrokan antar dua di Desa Gebang, Kecamatan Sukodono, Sragen, Minggu (19/4) malam.

Tiga orang diantaranya berasal dari Kera Sakti yakni SG (23), SK (23) dan WY (23) kesemuanya warga Desa Gebang, Kecamatan Sukodono. Sedangkan satu pesilat PSHT adalah SN (30) warga Kecamatan Ngrampal. Selain itu petugas kepolisian juga mengamankan empat sepeda motor sebagai barang bukti.

“Status mereka masih terperiksa dan masih kami mintai keterangan karena yang bersangkutan diduga terlibat dalam bentrok lalu. Namun jika terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum,” kata Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri kepada wartawan di Polres Sragen, Senin (20/4).

Menurut Jaladri, pasca bentrok antara dua perguruan silat tersebut, suasana di lokasi kejadian sudah kondusif setelah pihaknya bertemu dengan pimpinan PSHT Sukodono, Edi dan Kera Sakti, Mulyono.

Namun demikian pihaknya sampai Senin masih menyiagakan 80 personel polisi dari Polres dan Polsek se Kawedanan Gesi untuk berjaga-jaga di lokasi.

“Apabila situasi kembali memanas kami akan menerjunkan lebih banyak personel. Bila perlu meminta bantuan back-up dari Brimob Polda Jateng sampai suasana benar-benar kondusif,” kata Kapolres.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge