0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penghapusan BBM Subsidi, Buka Peluang BBM Oplosan

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo – Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo meminta pemerintah pusat untuk melakukan pengkajian ulang terhadap rencana penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi per tanggal 1 Mei 2015 mendatang. Dirinya menilai, penghapusan BBM subsidi Ron 88 (Premium) menjadi Ron 90 (Pertalite) belum terlalu mendesak untuk dilakukan.

“Sebetulnya tidak signifikan untuk memindahkan premium ke pertalite, karena keadaannya tidak mendesak,” papar pria yang akrab disapa Rudy ini, Senin (20/4).

Menurut Rudy BBM jenis Ron 90 dan Ron 88 tidak jauh beda kualitasnya, sehingga jika Ron 88 dihapuskan, akan menimbulkan dugaan di masyarakat tentang BBM oplosan. Hal itu lantaran perbedaan jumlah oktan yang dimiliki hanya terpaut dua persen.

“Kalau arahnya memang akan dibuat Ron 92 (Pertamax) kenapa tidak sekalian saja, justru jika nanti di ganti dengan Ron 90 akan membuka peluang bocor BBM oplosan,” katanya.

Lebih lanjut Rudy juga mengingatkan kepada Pemerintah untuk bisa mempertimbangkan seberapa penting pergantian ini bagi rakyat. Jangan sampai, kata Rudy, pergantinan jenis BBM ini hanya akan menjadi keuntungan oknum-oknum tertentu. Dirinya juga menegaskan jika memang akan dilakukan pergantian, dirinya meminta untuk disosialisasikan kepada masyarakat, setelah sebelumnya dilakukan kajian yang mendalam.

“Jadi harus dilihat dahulu, apakah semua ini sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau hanya untuk keuntungan oknum-oknum tertentu. Presiden (Jokowi) harus mempertimbangkan betul. Saya minta untuk dikaji ulang dulu,” ucapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge