0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembagian PSKS di Karanganyar Masih Banjir Keluhan

Dok. Timlo.net/Agung
(Ilustrasi) Pembagian PSKS di Kantor Pos (Dok. Timlo.net/Agung)

Karanganyar – Pembagian bantuan langsung Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di Kabupaten Karanganyar masih dikeluhkan sejumlah pihak. Permasalahannya tetap pada data penerima dinilai tidak tepat sasaran, lantaran banyak masyarakat tergolong mampu yang menerima bantuan tersebut.

”Keluhannya masih sama, ada warga kategori mampu masih mendapat dan sebaliknya. Kebanyakan yang merasa tidak mampu dan tidak mendapat (bantuan) ini yang mengadu kepada kami,” tutur Ketua Tim Pembagian PSKS Karanganyar Tri Wahyudi, selaku pihak penyalur PSKS dari Kantor Pos Indonesia Cabang Karanganyar, Senin (20/4).

Yang bisa dilakukan pihaknya adalah dengan memberi penjelasan bahwa data penerima PSKS berasal dari pemerintah pusat. Kantor Pos sebatas biro yang menyalurkan bantuan tersebut.

”Selain membagikan ke penerima, tim kami juga harus memberi penjelasan ke masyarakat setiap kali ada protes,” jelas Tri.

Namun demikian, dia mengklaim penyalurannya lancar. Penyaluran PSKS di wilayah Karanganyar selesai Jumat pekan lalu(17/4). Pembagianya selama tujuh hari dimulai Sabtu (11/4) lalu. Jumlah penerima 44.777 keluarga sasaran penerima manfaat (KSPM). Dari total penerima, sudah 90 persen yang mengambil bantuan.

“Sisanya, pengambilannya dapat dilayani di Kantor Pos dengan membawa KTP dan Kartu Perlindungan Sosial,” tandasnya.

Keluhan terkait pembagian PSK mendapat tanggapan dari Bupati Karanganyar Juliyatmono. Bupati meminta Badan Pusat Statistik (BPS) setempat untuk melakukan pendataan ulang.

”Harus segera dilakukan pembaharuan data, Itu kan data lama, masyarakat sudah banyak berubah. Apalagi perekonomian di Karanganyar sudah semakin meningkat pesat,” tutur Bupati Juliyatmono.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge