0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Minuman Manis Berkhasiat Lawan Stres

Minuman bersoda (dok.merdeka.com)

Timlo.net—Jika Anda merasa stres di kantor, secangkir teh atau kopi manis bisa menjadi alat untuk membuat Anda merasa lebih baik.

Menurut para peneliti, konsumsi gula bisa menekan hormon kortisol, yang diproduksi saat tubuh mengalami stres. Para ilmuwan dari Amerika Serikat (AS) ini menguji efek dari minuman manis pada 19 wanita berusia antara 18 hingga 40 tahun.

Setengah dari kelompok itu diberikan minuman manis saat sarapan, makan siang dan makan malam selama 12 hari. Sementara setengah yang lain diberikan pemanis buatan aspartame. Mereka diminta untuk tidak meminum minuman manis lainnya termasuk jus buah di luar waktu makan.

Sebelum dan setelah periode penelitian, para wanita ini diberikan sebuah tes matematika yang sulit dan kemudian menjalani scan MRI untuk mengukur tingkat stres pada otak mereka. Sampel air liur mereka juga digunakan untuk mengukur tingkat level kortisol, yang diproduksi oleh kelenjar adrenal.

Para wanita yang minum minuman manis mengeluarkan kortisol dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan wanita yang minum minuman dengan pemanis buatan, saat menjalani ujian. Dr. Kevin Laugero, salah seorang peneliti dari the University of California, berkata: “Inilah bukti pertama bahwa konsumsi gula yang tinggi dan bukan aspartame bisa meredakan stres pada manusia.”

Akan tetapi, walaupun penelitian menunjukkan bahwa minuman manis bisa mengurangi rasa gelisah, para peneliti memperingatkan bahwa hal ini bisa menjadi kebiasaan. Selain itu, hal ini bisa menjelaskan keinginan untuk makan yang manis saat kita di bawah tekanan.

Penelitian ini diterbitkan di the Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism. Mereka memperingatkan bahwa stres kronis bisa membuat orang membentuk kebiasaan mengkonsumsi gula dalam jumlah yang terlalu banyak. Tentunya hal ini tidak disarankan karena merusak kesehatan.

Dr. Kevin berkata: “Keprihatinan kami adalah stres fisiologikal atau stres emosional bisa memicu kebiasaan mengkonsumsi gula yang berlebihan. Dan bermanfaat buruk bagi kesehatan, termasuk menyebabkan obesitas.”

Sumber: Daily Mail

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge