0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KSAD: Bukan Saya Sebut Mahasiswa Gila Lho

dok.merdeka.com
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, mengeluarkan statemen sedikit kontroversi. Ia menyindir mahasiswa di Indonesia yang kerap melakukan aksi demontrasi lalu merusak dan membakar fasilitas kampus, dengan membandingkannya dengan pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Dalam catatanya tiga tahun ini sudah ada 21 pembakaran fasilitas kampus yang dilakukan oleh mahasiswanya. Menurutnya perilaku tersebut sudah tidak lagi mencerminkan orang-orang terdidik.

“Mahasiswa tawuran atau berkelahi mungkin itu biasa, bisa karena rebutan pacar. Tapi kalau sampai bakar kampus? Apa ini namanya?” katanya di hotel Rich Yogyakarta, Senin (20/4).

Dia pun membandingkan perilaku mahasiswa tersebut dengan pasien rumah sakit jiwa. Menurutnya belum pernah ada orang gila yang membakar rumah sakit jiwa.

“Pasien gila saja tidak pernah membakar rumah sakitnya sendiri. Ini mahasiswa gimana? Tapi bukan saya sebut mahasiswa gila lho,” ujarnya.

Dari analisisnya, perilaku tersebut disebabkan karena Proxy War yang sudah berlangsung di Indonesia. Perilaku tersebut dipengaruhi dengan perubahan kebudayaan yang direkayasa oleh negara asing untuk merusak generasi muda di Indonesia.

“Salah satunya budaya kita disusupi dengan paham asing yang merusak,” ungkapnya.

Selain lewat kebudayaan, cara merusak generasi muda di Indonesia dilakukan dengan narkoba. Menurutnya saat ini Indonesia menjadi sasaran serta pasar empuk bagi gembong-gembong narkoba.

“Persebaran narkoba sasarannya adalah anak muda. Itu salah satu cara untuk merusak Indonesia. Kalau sudah kena narkoba, mereka bisa berkelahi, membunuh orang, merusak tanpa rasa bersalah,” tandasnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge