0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Arena Cembengan Tasikmadu Dipadati Pedagang

Salah satu wahana di pasar malam Cembengan, Tasikmadu, Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Tradisi perayaan musim giling tebu di Pabrik Gula (PG) Tasikmadu masih dimulai pekan depan. Namun sejumlah pedagang di pasar tiban Cembengan telah mulai berdagang di sekitar pabrik yang didirikan dinasti Mangkunegaran tersebut.

“Saya berdagang sejak Rabu (15/4) sampai tanggal 28 April,” kata Yuni (38), salah seorang PKL yang menyewa lahan PG Tasikmadu kepada wartawan, Minggu (19/4).

Biasanya, kata Yuni, para pedagang seperti dirinya memang mulai berdagang sepekan atau dua pekan sebelum hari H perayaan Cembengan. Wanita asal Klaten ini mengaku telah bertahun-tahun mengais rejeki dari sejumlah pasar malam di beberapa acara seperti Cembengan ini.

“Semoga tahun ini lebih ramai daripada tahun kemarin,” harap Yuni yang membuka wahana bianglala ini.

Pantauan wartawan, bangunan semi permanen stan pasar malam Cembengan memadati tepi jalan Papahan-Tasikmadu sekitar pabrik. Sejak beberapa hari terakhir, para PKL mulai berdatangan dan mendirikan lapak jualan. Di area itu ramai dijual barang kebutuhan rumah tangga, aksesori, hingga sandangan dan kuliner.

Sementara itu, Bagian Sekretariat Panitia Cembengan PG Tasikmadu, Rohmat Imam mengatakan rangkaian acara akan berpuncak di resepsi pengantin tebu pada Jumat, 24 April mendatang.

“Di luar acara puncak terdapat rangkaian seperti ziarah makam leluhur dan petik tebu pengantin dan seleksi pengiring mempelai,” katanya.

Sejauh ini, manajemen telah berkoordinasi dengan Pemkab Karanganyar dalam memeriahkan acara tahunan tersebut. Menurutnya ritual cembengan yang mengangkat kearifan lokal selalu menarik untuk diulas, baik bagi masyarakat umum maupun internal perusahaan. Sehingga, lanjut dia, pakem ritual tetap dipertahankan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge