0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Awas, Pupuk Berbahan Garam Beredar di Boyolali

timlo.net/nanin
Petani dihimbau waspadai pupuk palsu berbahan batu bata dan garam (timlo.net/nanin)

Boyolali — Petani di Kabupaten Boyolali dihimbau untuk lebih teliti dalam membeli pupuk terutama di pengecer tidak resmi atau pedagang yang menjual langsung. Pasalnya, saat ini, Distanbunhud menemukan adanya pupuk palsu berbahan batu bata dan garam. Pupuk palsu ini pernah ditemukan di Kecamatan Banyudono, Simo dan Wonosegoro.

“Kita temukan secara tidak sengaja, waktu itu ada gropyokan tikus, karena mencurigakan, kita cek ternyata memang palsu,” ungkap  Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana (Sarpras) pupuk, Muhtadi, Minggu (19/4).

Dijelaskan, penjual pupuk palsu ini sangat pandai. Pasalnya, sepintas kemasan pupuk palsu hampir mirip dengan yang asli. Seperti misalnya, untuk pupuk Ponska, dalam kemasan ditulis tanpa huruf N. Sedangkan untuk kandungan pupuk, ditulis dengan menggunakan titik yang disamarkan. Dicontohkan, pupuk ponska dengan kandungan nitrogen dan fosfat mencapai 15 persen, namun untuk pupuk palsu di tulis 1.5 persen. Selain ponska, jenis pupuk SP.36.

“Tapi titiknya penulisanya disamarkan, jadi kalau tidak teliti bisa tertipu,” imbuhnya.

Dijelaskan juga, pupuk palsu berbahan batu bata dan garam ini sangat berbahaya bagi kesuburan tanah. Untuk itu, pihaknya berharap para pengecer berhati-hati. Jangan sampai menjual pupuk palsu ini kepada para petani. Pihaknya akan menindak tegas bila ada pengecer resmi yang menjual pupuk palsu.

“Ketahuan menjual pupuk palsu, akan langsung kami coret,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge