0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PLN Siaga Selama KAA Berlangsung

dok.merdeka.com
(Ilustrasi) Listrik PLN (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjaga kecukupan pasokan listriknya selama peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 berlangsung. Sebanyak 144 petugas pelayanan teknis disiagakan di beberapa tempat yang menjadi prioritas.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengaku telah menyiagakan sedikitnya 244 petugas untuk menjaga pasokan listrik selama penyelenggaraan peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 tetap lancar dan aman di Jakarta dan Bandung.

“Khusus untuk Jakarta Convention Centre (JCC), PLN menyiapkan pasokan listrik dari Gas Insulated Switcgear (GIS) Senayan dengan pasokan cadangan dari Gardu Induk (GI) Karet Baru ditambah dengan genset dan Uninterrupted Power Supply (UPS),” kata Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (18/4).

Selain area utama tempat berlangsungnya peringatan ke-60 KAA, pasokan listrik ke area-area seperti kompleks istana presiden, kedutaan besar, dan kantor-kantor kementerian juga mendapat perhatian dari PLN.

Sementara itu, pasokan listrik untuk gelaran acara KAA di Bandung yang dijadwalkan pada 24 April, PLN mengerahkan lebih dari 100 petugas mulai dari bagian jaringan transmisi hingga jaringan distribusi untuk menjaga listrik di Gedung Merdeka, Hotel Savoy Homann, Masjid Raya Bandung, Gedung Pakuan, Bandara Husein Sastra Negara dan Stasiun Kereta Api Bandung.

PLN membuat perkiraan beban dan melaksanakan simulasi beban sistem tenaga kelistrikan untuk keperluan Peringatan KAA ke-60 termasuk rencanacontingency system dan selanjutnya melakukan pemeriksaan bersama terhadap semua instalasi pendukung terkait, baik instalasi milik PLN maupun instalasi non PLN di Lokasi Peringatan KAA.

Pasokan listrik untuk venue utama yakni Gedung Merdeka dipasok dari Gardu Induk (GI) Bandung Selatan dengan di-backup dari Sub Sistem Cirata. PLN juga mempersiapkan 2 Unit Genset dengan kapasitas 150 kVA di Gedung Merdeka, dan 135 kVA untuk Masjid Raya. Untuk mendukung kehandalan juga disiagakan Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas 60 kVA untuk Gedung Merdeka.

Selain itu, untuk menambah keandalan, PLN juga menyiapkan Trafo 630 kVA 1 unit untuk GI, Saluran Kabel Tegangan Menengah 3×300 sqmm, serta pemasangan (Automatic Change Over)ACO yaitu alat perpindahan otomatis yang digunakan pada sistem emergency kelistrikan Tegangan Menengah dan Tegangan Rendah serta UPS.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge