0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Dilantik, Panwaslu Solo Bingung Cari Kantor

Ketua Panwaslu Solo, Sri Sumanta (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Solo akhir tahun ini, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Solo masih kebingungan mencari kantor. Padahal, 28 April nanti, Panwaslu resmi dilantik dan bisa mulai bekerja.

Panwaslu Solo terpilih, Sri Sumanta mengatakan pihaknya belum bisa mendapatkan kantor lantaran jatah sewa kantor hanya dianggar untuk 10 bulan dari APBD 2015, dari Mei 2015 hingga Februari 2016. Jatah anggaran sewa kantor 10 bulan dinilai merepotkan dalam realisasinya.

“Kantor yang dulu sudah habis dan dipakai orang. Kendalanya, apa ada kantor yang disewakan 10 bulan. Biasanya sewa kan 1 tahun,” katanya kepada wartawan, Jumat (17/4).

Untuk anggaran sewa kantor, terang Sumanta, dialokasikan anggaran Rp 6 juta per bulan. Sebelum diputuskan menyewa, Panwas sudah meminta kepada Pemkot agar dicarikan kantor dari aset Pemkot. Namun, ternyata tidak ada  asset Pemkot yang bisa dipakai untuk kantor Panwaslu.

Keberadaan kantor, tambah Sumanta mendesak diperlukan. Setiap hari sedikitnya 12 orang berkantor, termasuk tiga personil Panwaslu.

Di sisi lain, lanjut Sumanta, personil Panwaslu Solo akan dilantik 28 April nanti. Tiga personel Panwaslu yang bakal dilantik yakni Sri Sumanta, Budi Wahyono dan Asmuni.

“Siapa ketua dan anggotanya diputuskan saat pelantikan. Tiga perseonel diminta rapat bertiga,” ujar mantan Ketua Panwaslu Solo ini.

Editor : Daryono

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge