0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Larangan Jual Miras, Polisi Sweeping 3 Swalayan Klaten

Kapolsekta Klaten saat mendatangi food court di Matahari Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Sehari pasca diterbitkannya larangan penjualan minuman beralkohol (Minol) di minimarket di Indonesia, petugas kepolisian sektor kota (Polsekta) Klaten mensweeping beberapa swalayan besar di Kota Bersinar,
Jumat (17/4).

“Hari ini kita kita menyisir tiga swalayan yang berkategori besar, yakni Mitra, Matahari, dan Sami Laris. Dari hasil pantauan itu, hasilnya zero alis kosong dari minuman keras yang masuk golongan A,” jelas Kapolsekta Klaten AKP Warsono.

Dijelaskan, kebijakan larangan penjualan Minol alias minuman keras di minimarket-minimarket di Indonesia berlaku secara resmi sejak 16 April 2015. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Peraturan tersebut melarang penjualan minol golongan A yang memiliki kadar alkohol di bawah 5 persen seperti bir, dijual di minimarket. Penjualan hanya boleh dilakukan di supermarket, hypermarket, hotel atau restoran, namun dengan sejumlah syarat, yakni wajib menunjukkan kartu identitas bahwa pembeli berusia di atas 21 tahun, serta minuman itu harus dipajang terpisah.

“Menyusul diberlakukannya Peraturan Menteri Perdagangan tentang larangan penjualan minuman keras di minimarket itulah kami menggelar razia. Selain itu, razia ini untuk menjaga situasi kondusif di wilayah hukum Polsek Kota Klaten. Dan operasi serupa akan terus kami galakkan,” tandas AKP Warsono.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge