0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Lapuk, Rumah Wirosutarno Tiba-Tiba Ambruk

Rumah Wirosutarno yang roboh (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Bagian dapur rumah Wirosutarno, di Dusun Selorejo, RT 01/ RW 01, Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, tiba-tiba roboh, Kamis (16/8) sekitar pada pukul 01.30 WIB dinihari. Diduga bangunan dapur berukuran 6 x 7 meter tersebut tak kuat menahan beban karena lapuk di makan usia.

“Saat itu hujan turun sejak sore hari. Tiba-tiba brug, bagian dapur rumah bapak ambruk,” kata Ngadiyun, putra
Wirosutarno kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (16/4).

Ngadiyun mengatakan, rumah orangtuanya tersebut memang dalam keadaan kosong sejak ayahnya meninggal dunia. Seluruh saudara kandungnya merantau ke Jakarta. Dirinya satu-satunya yang tinggal di Selorejo.

“Saya punya rumah sendiri di depan rumah yang ambruk. Rumah dalam keadaan ramai jika semua saudaranya mudik,” katanya.

Saat rumah ambruk, dirinya tidur di rumahnya sendiri. Hujan turun deras sejak sore hari tanpa berhenti. Sekitar pukul 01.30 WIB terdengar suara gemuruh disusul suara keras dari arah belakang rumah.

“Saat saya lihat rumah sudah rata dengan tanah. Tetangga juga langsung berdatangan,” lanjutnya.

Ngadiyun menduga, konstruksi rumah sudah lapuk dimakan usia. Namun rumah induk yang relatif lebih baru tidak terpengaruh dan masih berdiri kokoh. Beruntung rumah dalam keadaan kosong dan sepi. Biasanya rumah tersebut ramai anak-anak muda yang bermain bulu tangkis di depan rumah.

“Untung kejadiannya malam hari, kalau siang ramai. Karang taruna sering main badminton di halaman rumah,” katanya.

Sementara itu, Camat Karangpandan Aji Pratama Heru K membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung datang ke lokasi dan membantu melakukan pembersihan.

“Bantuan logistik dariĀ  BPBD langsung datang, siangnya relawan dan para tetangga kerjabakti melakukan perbersihan,” kata Heru.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge