0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Selidiki Penemuan Bayi Digantung di Spion

dok.merdeka.com
Bayi yang digantung di spion mobil, dirawat di RS (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Seorang bayi ditemukan tergantung di sebuah mobil, Kamis (16/4) di Jl. Manyar Tirto Asri 11, Surabaya. Bayi berjenis kelamin perempuan itu dibungkus plastik hitam dan ditinggalkan begitu saja.

Polisi mengaku masih melakukan penyidikan. Sejumlah saksi di TKP juga sudah diperiksa.

“Bayinya sudah dalam perawatan dokter di Rumah Sakit Sukolilo. Kita sudah memeriksa korban (bayi) di rumah sakit,” terang Kanit Polsek Sukolilo, AKP Akhyar.

Sayangnya, Akhyar belum bisa menyimpulkan siapa pembuang bayi tersebut.

“Sampai saat ini kita belum mengetahui siap pembuang bayi tersebut. Di lokasi kejadian juga tidak ada CCTV yang bisa dijadikan petunjuk,” katanya.

Bahkan, terkait dugaan apakah bayi tersebut merupakan hasil perselingkuhan atau bukan, sehingga sengaja dibuang orangtuanya, polisi juga tidak ingin berandai-andai.

“Kita belum bisa menentukan soal itu. Tapi kita terus melakukan penyidikan,” terangnya.

Sebelumnya, Wasri, warga Jalan Manyar Tirto Asri 11, dikejutkan dengan suara tangis lirih dalam kantung plastik yang tergantung di spion mobil Chevrolet. Semula, perempuan 30 tahun ini, menduga suara kucing.

Namun, setelah didekati dan dibuka, ternyata bayi perempuan dengan kondisi mulut dilakban yang ada dalam kantung plastik tersebut. Warga sekitar pun melakukan pertolongan pertama dengan memberi bayi perempuan itu dengan susu formula yang dimasukkan dalam dot. Kemudian, bayi tersebut dibawa ke RS Haji Sukolilo.

Menurut Bidan RS Haji Sukolilo, Diah Kartika, saat bayi itu dibawa ke rumah sakit oleh warga, kondisi tubuhnya sudah membiru karena hawa dingin dan terkena air hujan semalam. Diah juga mengatakan, pada tali pusar bayi yang ditemukan warga tergantung di spion mobil Chevrolet itu, terus mengeluarkan darah segar.

“Diduga, yang memotong tali pusarnya bukan tenaga medis. Ini bisa dilihat hasil potongannya. Terlalu pendek dan hanya ditutup dengan pembungkus seadanya. Sehingga darahnya terus merembes dari pusarnya,” katanya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge