0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

RI Bahas Konflik Yaman-ISIS di Meja KAA

dok.merdeka.com
Seskab Andi Widjajanto (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Indonesia akan menyinggung permasalahan konflik Yaman dan ISIS pada pembahasaan Konferensi Asia Afrika (KAA). Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membicarakan hal ini pada duta perwakilan Organisasi Konferensi Islam (OKI).

“Kemarin sudah terima dubes OKI, di situ disuarakan harapan mereka bahwa Indonesia bisa ikut sumbang lakukan kontribusi tentang masalah Yaman,” ujar Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto, Kamis (16/4).

Meskipun dalam penyelesaian itu tetap kewenangan PBB, kata Andi, pemerintah akan memaparkan beberapa inisiatif-inisiatif penyelesaian konflik di depan negara yang hadir KAA.

“Pada prinsipnya, tetap dengan yang digabungkan oleh PBB dalam penyelesaian konflik. Indonesia akan lakukan beberapa inisiatif-inisiatif karena Indonesia negara dengan penduduk muslim terbesar,” ujarnya.

Kepercayaan OKI kepada Indonesia, kata Andi, juga dalam penyelesaian ISIS. Menurut Andi, mengapa Indonesia dipercayakan demikian lantaran negara-negara luar yakin solusi yang dipaparkan lebih kombinasi defentif.

“Iya, karena Indonesia dinilai sebagai suatu negara yang relatif berhasil untuk melakukan kombinasi defentif, preventif dan keamanan untuk terorisme. Kami andalkan pada budaya, agama, dan deradikalisasi,” ujarnya.

Andi menambahkan, sejak dulu Indonesia sudah memiliki prinsip diplomasi yang diandalkan untuk jaga stabilitas keamanan dunia. Prinsip itu berlandaskan Piagam PBB dan dalam KAA yang dirumuskan dengan dasasila Bandung.

“Yang pasti Indonesia punya prinsip diplomasi yang diandalkan untuk jaga stabilitas, pertama berlandaskan piagam PBB, di KAA kita punya dasasila Bandung, berbekal pengalaman diplomasi untuk stabilitas, maka Indonesia diterima banyak negara. Bukan karena kekuatan militer atau ekonomi tapi Indonesia menawarkan norma-norma bersama yang bisa diterima negara-negara bersengketa,” papar Andi.

Diketahui, Indonesia dalam penyelenggaraan KAA nanti akan mendeklarasikan kemerdekaan Palestina.

“Nanti akan difinalkan, pembahasan di NY sudah 90 persen untuk munculkan deklarasi dukungan untuk Palestina,” terangnya.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge