0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Situs MMM Resmi Diblokir

dok.merdeka.com
ilustrasi pemblokiran (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Situs bisnis Mavrodi Mondial Moneybox (MMM) Indonesia secara resmi diblokir. Pemblokiran dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Mudah-mudahan sudah di blokir hari ini oleh Kominfo, mudah-mudahan. Sudah, hari ini mereka upayakan maksimal,” kata Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK, Rusli Nasution, Kamis (16/4).

Meski sudah menutup situs MMM, OJK belum bisa membendung iklan investasi berkedok komunitas Manusia Membantu Manusia tersebut di televisi. Pasalnya beberapa hari ini iklan investasi MMM masih muncul di layar kaca.

Pihaknya segera meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) segera melarang tayangan iklan tersebut. Menurut Rusli, pada stasiun televisi yang menayangkan ikla tersebut sudah diberikan peringatan.

“Mudah-mudahan KPI sudah tahu dan sudah paham,” ujarnya.

Saat ini, situs MMM Indonesia yaitu http://indonesia-mmm.net/id/ saat ini tidak bisa diakses lagi. Dalam keterangannya, situs ini diblokir sehubungan dengan Peraturan Menteri Kominfo No 19/2014 tentang internet sehat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bisnis MMM di Indonesia sangat merugikan masyarakat. Bisnis MMM atau biasa disebut Manusia Membantu Manusia menyerupai money game dan ponzi scheme yang sangat berisiko menyebabkan terjadinya kegagalan untuk mengembalikan dana masyarakat.

Salah satu perintis MMM Indonesia, Firdaus Bawazier tidak terima dengan sikap kesewenang-wenangan OJK. Menurutnya, bisnis MMM atau Manusia Membantu Manusia tidak berbentuk arisan berantai atau investasi bisnis. Konsep dalam MMM Indonesia ini bersifat menolong.

Menurut dia, permainan uang (money game) tidak pernah dilakukan oleh MMM Indonesia. Bahkan, dia mempertanyakan kenapa pihak OJK ingin memblokir situs MMM Indonesia.

“Bukan wewenang OJK untuk memblokir situs kami, kami sifatnya menolong orang lain, bukan bisnis atau investasi, namanya membantu tidak akan muter uangnya mau lari ke mana,” kata Firdaus.

Firdaus menyebut, jika OJK nekat memblokir situs MMM Indonesia maka Indonesia akan berhadapan dengan Rusia. Pasalnya, situs MMM selama ini tidak pernah dipermasalahkan hingga sudah lima tahun berdiri di Indonesia. Situs MMM tersebar di berbagai negara dengan Rusia menjadi pusat datanya.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge