0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelajar Gemar Beli Kondom, Satpol PP Wonogiri Gelar Razia

dok.timlo.net/tarmuji
Kasatpol PP Wonogiri Waluyo melakukan razia kondom di sebuah minimarket (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Untuk menekan maraknya tindakan asusila atau mesum di kalangan pelajar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Wonogiri turun tangan menggelar razia di sejumlah swalayan dan minimarket. Dan, ternyata fakta yang ditemukan di lapangan sangat mengejutkan. Walaupun tidak tertangkap basah, namun dari sejumlah keterangan yang diberikan karyawan toko, belakangan ini banyak pelajar membeli kondom.

“Masih memakai seragam sekolah tapi mengenakan masker penutup muka,” ungkap seorang karyawan minimarket di Kelurahan Donoharjo, Kecamatan Wonogiri, Susilo, Kamis (16/4).

Para pelajar itu berdalih membeli kondom bukan untuk dipakai sendiri, melainkan disuruh kakaknya yang sudah menikah. Dalam dua hari sekali, ada pelajar yang membeli kondom. Pembelian menjadi meningkat ketika mendekati waktu-waktu tertentu. Misalnya, Hari Valentin, Tahun Baru, atau kelulusan sekolah.

“Biasanya beralasan disuruh kakaknya. Ya sudah kami layani saja,” ujarnya.

Mengamati fenomena yang terjadi, Satpol PP Wonogiri pun melakukan razia langsung di sejumlah minimarket. Kendati tidak mendapati pelajar yang tengah membeli kondom, petugas tetap bersikap tegas.

“Kami mengimbau kepada para pemilik toko atau minimarket terkait penjualan kondom. Jika ada pelajar yang mau membeli kondom, jangan dilayani,” tegas Kepala Satpol PP Wonogiri, Waluyo.

Larangan tersebut berlaku menyeluruh. Artinya, semua pelajar dengan dalih apapun tetap dilarang dilayani. Kendati berdalih disuruh kakak atau orangtua sekalipun.

“Kami tidak ingin kasus mesum marak kembali di Wonogiri. Kami harap semua pihak ikut mendukung, termasuk para pemilik usaha,” pungkas Waluyo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge