0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pesantren Jatim: ISIS adalah Bhugat

merdeka.com
Ilustrasi ISIS (merdeka.com)

Timlo.net — Sedikitnya 50 pondok pesantren se-Jawa & Madura mulai 15-16 April 2015 menggelar bahtsul matsail di Ponpes Lirboyo Kediri Jawa Timur. Salah satu bahasan dalam acara yang dikemas dalam Forum Musyawarah Pondok Pesantren se-Jawa Madura ini membahas ancaman radikalisme global.

Dalam bahtsul matsail yang dimulai pada Rabu malam ini pembahasan komisi A membahas terkait status ISIS menurut pandangan syariat. Kedua bagaimana pesantren menyikapi gerakan Islam radikal.

Dari pantauan, acara yang digelar di Aula Al Muktamar Ponpes Lirboyo ini di pembahasan awal sebagian besar menyatakan, bahwa ISIS adalah Bhugat atau pemberontak. Namun pembahasan belum final sehingga belum ada keputusan sebagai hasil bahtsul masail.

Selain membahas ISIS yang dilakukan Komisi A, dua komisi lain juga membahas permasalahan lain yang tak kalah menarik yakni soal politik pencitraan bagaimana hukumnya dan hukum foto selfie menurut Islam dan 21 masalah lain yang akan dibahas yang dibawa oleh masing-masing perwakilan pesantren.

Menurut Ketua Umum FMPP, Ibrahim A Hafidz, keputusan hukum pembahasan dari batsul hasil yang mengambil tema ‘Mengokohkan Ideologi Aswaja sebagai benteng dari pemikiran radikalisme global’ akan diambil pada Kamis sore (16/4).

“Ini baru dimulai dan keputusan final akan diambil besok setelah semua pembahasan selesai,” kata Gus Bram panggilan akrab Ibrahim A Hafidz.

[did]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge