0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petilasan Sambernyawa Rusak, Warga Jual Pohon Beringin Roboh

timlo.net/tarmuji
Warga memperbaiki sendang Condong Sampur. (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Petilasan peninggalan Pangeran Sambernyawa (Mangkunegara I) di Dusun Sidokriyo, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo rusak parah. Pasalnya, beberapa waktu lalu sebuah pohon beringin besar di lokasi tersebut roboh. Oleh warga setempat, pohon itu lantas dijual, kemudian uangnya digunakan untuk biaya rehabilitasi.

”Pohon itu sudah roboh sekitar sebulan yang lalu,” ungkap Ketua RT 05 Dusun Sidokriyo, Desa Kerjo Lor, Ngadirojo saat dijumpai wartawan di rumahnya, Rabu (15/4).

Dikatakannya, tempat itu dianggap sakral oleh warga setempat. Yakni berupa sendang (sumber mata air-red), warga setempat biasa menyebut Sendang Condong Sampur. Sementara pohon beringin yang berusia ratusan tahun ini roboh sendiri. Tingginya pohon, membuat pohon beringin itu merusak semua fasilitas yang ada di sendang.

“Kerusakan meliputi fasilitas tempat berteduh bagi pengunjung, lokasi bersemedi hingga lokasi sendang,” ujarnya.

Ditambahkan, setiap tanggal 1 Suro banyak warga luar daerah Wonogiri datang. Selain itu, pada hari tertentu, banyak warga sekitar Surakarta datang melakukan ritual di sendang itu.

“Karena sumber mata air sendang sangat dibutuhkan masyarakat, warga langsung memperbaikinya. Meliputi sendang, tempat berteduh pengunjung, pagar dan tempat untuk semedi,” katanya.

Warga berencana untuk menjadikan tempat itu sebagai lokasi wisata spiritual. Sedangkan dana perbaikan berasal dari hasil penjualan pohon beringin yang roboh itu. Pohon itu telah terjual senilai Rp 75 juta.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge