0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Operasi Simpatik, Jangan Sampai Ada Kesan Galak

timlo.net/nanin
Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono dan Wakapolres Kompol Sarini, memakaikan helm ke pembongceng anak-anak saat operasi simpatik di depan Taman Kridanggo, Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Meski berulangkali dilakukan operasi, angka pelanggaran tertib berlalu lintas di wilayah Boyolali masih tinggi. Namun masih ada saja pengguna jalan yang ketahuan tidak mentaati peraturan. Kali ini, petugas menyasar pembonceng yang tidak mengenakan helm. Ironisnya, beberapa pembonceng yang tidak mengenakan helm didominasi anak-anak.

“Ini kan sangat membahayakan, apalagi mereka masih anak-anak,” ujar Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono didamping Wakapolres Kompol Sarini, dalam operasi simpatik di depan Kridanggo, Boyolali, Rabu (15/4).

Kapolres sendiri yang langsung memasangkan helm ke salah satu pengendara yang memboncengkan anaknya tanpa mengunakan helm. Kapolres juga mengingatkan mereka akan pentingnya mengenakan helm terutama bagi pembonceng. Selain pembagian helm gratis, dalam operasi simpatik tersebut, turut dihadirkan dua badut, Donald Bebek dan Masha.

“Kita ingin memberikan kesan ramah, dengan tersenyum, kita sapa mereka, pokoknya jangan sampai ada kesan galak,” lanjut Kapolres sambil tertawa.

Operasi simpatik sendiri akan digelar hingga 24 April mendatang. Selain dilakukan di jalur perkotaan, operasi ini juga akan digelar di jalur-jalur pedesaan, seperti di wilayah Boyolali Utara.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge