0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

YPPPVS vs Mantan Rektor Univet Berakhir Damai

timlo.net/putra kurniawan
Mantan rektor Univet dan pihak yayasan bergandengan tangan tanda telah berdamai (timlo.net/putra kurniawan )

Sukoharjo — Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan Veteran Sukoharjo (YPPPVS) akhirnya menyatakan damai dengan mantan Rektor Univet Prof Trisno Martono. Guru Besar FKIP UNS ini dinyatakan tidak bersalah, sehingga laporan kepada pihak kepolisian juga dicabut.

“Setelah menggelar beberapa kali pertemuan antara kami dari UNS dengan Pak Trisno Martono dan juga dari pihak yayasan YPPPVS, antara kedua belah pihak menyepakati untuk berdamai,” kata Pembantu Rektor II UNS, Prof Dr Jamal Wiwoho, Rabu (15/4).

Dikatakan Jamal, sejak pihak Yayasan Veteran memutuskan memberhentikan Prof Trisno Martono sebagai Rektor Univet, pihaknya telah menggelar pertemuan sebanyak empat kali. Dalam pertemuan ini, mantan Rektor Trisno Martono dinyatakan tidak bersalah.

Meskipun menyatakan sudah islah, Trisno Martono tetap tidak bisa kembali menjabat sebagai rektor. Untuk sementara sampai dilakukan proses pemilihan, jabatan rektor diampu oleh Pjs Prof Ali Mursyid.

“Pak Trisno tidak lagi ada kaitanya dengan Univet, dan sepenuhnya menjadi dosen di FKIP UNS seperti sebelumnya. Jadi bukan ditarik, sedangkan untuk laporan kepada kepolisian, sudah dicabut oleh pak Bambang Ikhwanto,” tandas Jamal.

Kisruh ini bermula ketika pihak yayasan melakukan audit terhadap laporan keuangan Univet, dan ada indikasi penggunaan anggaran yang tidak jelas. Kasus ini berkembang dan memicu reaksi para mahasiswa yang akhirnya menggelar unjuk rasa.

Dengan alasan agar suasana kampus kembali kondusif, pihak yayasan mengabulkan tuntutan mahasiswa untuk memberhentikan Prof Trisno Martono dari jabatannya sebagai rector. Sedangkan pihak Trisno Martono menyatakan tidak ada kesalahan dalam APBU yang dipersoalkan yayasan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge