0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tergerus Erosi Sungai, Sejumlah Rumah Terancam Roboh

dok.timlo.net/tarmuji
Aliran sungai mengalami erosi, tanah pekarangan dan rumah terancam ambles (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Wonogiri mengakibatkan erosi di sepanjang bantaran sungai di wilayah Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Setidaknya dua aliran sungai yang mengalir di kecamatan tersebut mengalami erosi. Selain mengakibatkan tanah longsor, erosi menggerus puluhan tanah milik warga,hingga mengancam robohnya rumah milik warga.

“Akibatnya tanah milik warga tergerus selain itu sekitar 19 rumah di bantaran sungai terancam longsor dan erosi,” terang Kapala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bambang Haryanto,Rabu(15/4).

Dikatakan Bambang, erosi tanah di sepanjang bantaran sungai di wilayah Kecamatan Selogiri terjadi pada Selasa (14/4) malam. Adapun lokasi tanah yang terkena dampaknya yakni terjadi di dua wilayah aliran sungai yakni sepanjang bantaran sungai Kali Ndhungan, Dusun Bendungan Desa Jendi dan sepanjang sungai Kepatihan dan Pakis, Desa Kepatihan.

“Beruntung tidak ada korban jiwa, Mas,” terang mantan Camat Selogiri ini.

Selain tanah pekarangan, talud permanen sungai di 2 titik sepanjang 35 meter tinggi 2 meter juga mulai retak dan tergerus. Erosi juga membuat talud jalan desa sepanjang 20 meter dan tinggi 2.5 meter terancam,” kata Bambang sembari menambahkan bangunan Dam Krapyak Desa Kepatihan yang beberapa tahun telah mengalami kerusakan kondisi sekarang semakin memperhatinkan.

“Kami meminta dukungan penanganan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo(BBWSBS) supaya dampak yang ditimbulkan tidak semakin luas dan membahayakan warga masyarakat,” harapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge