0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

12 TKI di Arab Divonis Hukuman Mati

Penjara (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Sedikitnya 12 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi menunggu tanggal eksekusi mati pemerintah setempat. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Syailendra Dharmakitri mengatakan pihaknya telah meminta pengampunan dari keluarga korban.

Hingga saat ini, Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk mencari cara membebaskan warganya yang menghadapi hukuman mati. Salah satunya dengan cara melakukan pendekatan.

“Hingga saat ini kita terus melakukan pendekatan kepada keluarga korban, hingga ulama kita minta tolong untuk mendekati keluarga korban. Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk melindungi warganya di luar,” ujar juru bicara Arrmanatha Nasir, Rabu (15/4).

Sementara itu, Pemerintah Saudi juga tertutup akan jadwal eksekusi yang mereka lakukan.

“Kami (Pemerintah Indonesia) belum tahu kapan Karni akan dieksekusi. Sistem di Arab Saudi sangat tertutup. Mereka baru memberitahukan kepada pemerintah Indonesia sehari setelah eksekusi dilakukan, itu yang terjadi pada Siti Zaenab,” seru Tata, panggilan akrab juru bicara Kemlu.

Sebanyak 38 WNI akan menghadapi hukuman mati di Saudi, namun 11 yang ada dalam keadaan ‘kritis’ saat ini. Pemerintah Indonesia, kata Tata, telah membebaskan 238 WNI dari hukuman mati di seluruh dunia dalam kurun waktu tiga tahun, dari 2011-2014.

Di Saudi sendiri, menurut laporan koran the Telegraph pada 2008 yang mengutip Amnesty International, warga asing delapan kali lebih sering dihukum mati ketimbang warga lokal. Kebanyakan mereka tidak mampu membayar uang darah atau “diyat” yang diminta keluarga korban. Sebagian besar dihukum mati lantaran pembunuhan dan perzinahan.

[pan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge