0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hidupi Dua Istri, Eko Terpaksa Mencuri

dok.merdeka.com
Penjara (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Demi menghidupi dua orang istri, Eko (30) terpaksa harus mencuri. Namun di hari naasnya, ia kepergok dan harus mendekam di penjara.

Warga Kelurahan Tanjung mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah ini ditangkap polisi lantaran mencuri emas di rumah kosong. Eko ditangkap di tempat persembunyiannya di Mranggen Demak, Jawa Tengah Selasa (14/4) kemarin.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan pelaku merupakan pencuri spesialis rumah kosong yang biasa beraksi seorang diri.

“Modusnya, mengamati rumah dengan berpura pura jadi pemulung, setelah dipastikan rumah kosong, langsung melakukan pencurian dirumah itu, ” ujarnya, Rabu (15/4).

Setelah itu, lanjut Djihartono, selain menjual barang curiannya ke seorang penadah berinisial HP (43), pelaku juga menggadaikan perhiasan emas hasil curian tersebut ke tempat gadai.

“Setelah melakukan pengembangan, penadahnya juga berhasil kami tangkap,” imbuhnya.

Kepada wartawan, Eko mengaku sengaja menjinjing sebuah karung untuk penyamaran. Setelah rumah sasarannya terlihat sepi, Eko langsung masuk ke dalam dengan mencongkel pintu atau jendela rumah tersebut.

“Beraksi pagi, sekitar jam 08.00 WIB sampai jam 09.00 WIB pagi. Biasanya yang saya curi perhiasan sama jam tangan,” imbuhnya.

Eko mengaku nekat mencuri lantaran untuk menghidupi dua orang istrinya.

“Hasilnya buat makan sama untuk kebutuhan,” ungkap Eko.

Dari keterangan polisi dalam empat bulan terakhir, Eko diketahui sudah beraksi di 12 TKP berbeda, dimana lima kali di wilayah Kecamatan Tembalang, dan tujuh kali di wilayah Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Selain mengamankan tersangka Eko, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa puluhan perhiasan emas dengan berat bervariatif, uang tunai Rp 3,3 juta, beberapa lembar bukti pegadaian emas, tiga unit motor yang digunakan pelaku, serta sepucuk pistol airsoft gun yang merupakan milik pelaku Eko sebagai sarana untuk membobol rumah sasarannya.

Eko dijerat dengan pasal 363 ayat (5) KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

[rep]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge