0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Buru Orangtua Pembuang Bayi di Klaten

Bayi perempuan yang ditelantarkan di depan panti asuhan YPBT Klaten (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Bayi cantik diperkirakan berumur lima hari dibuang orangtuanya di depan Panti Asuhan Yayasan Pemeliharaan Bayi Terlantar (YPBT), Damaran, Gayamprit, Klaten Selatan, Selasa (14/4), dinihari. Diduga, bayi malang yang mengalami cacat tubuh ini merupakan korban upaya aborsi yang dilakukan kedua orangtuanya.

“Saat ditemukan, tali pusar bayi berjenis kelamin perempuan ini masih utuh dan seperti terserang flu karena keluar lendir pada hidungnya. Kalau dilihat dari kondisi fisiknya, bayi ini mengalami cacat pada tangan dan kakinya,” ujar pengurus YPBT Klaten, Sri Rejeki.

Berdasarkan pengalamannya bertahun-tahun sebagai pengasuh anak, Sri Rejeki berpendapat, bayi cacat ini sengaja dibuang karena tidak dikehendaki. Dari kondisi fisik bayi yang tidak normal atau tidak utuh seperti bayi umumnya, ada upaya aborsi yang dilakukan kedua orangtuanya.

“Menurut saya, cacat bayi dikarenakan upaya aborsi yang pernah dilakukan selama masih dalam kandungan. Ibu sang bayi sengaja mengkonsumsi obat-obatan tertentu untuk menggugurkan janin bayi. Mungkin juga, bayi mengalami cacat tubuh karena upaya aborsi saat proses persalinan yang dipaksakan atau dengan cara dipijat,” duganya.

Sementara itu, pihak kepolisian yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Bukan itu saja, petugas juga akan melakukan pendataan terhadap warga yang diketahui hamil tua di sekitar tempat penemuan bayi.

“Kami juga akan meminta data kelahiran bayi dalam waktu sepekan terakhir di rumah sakit maupun poliklinik di Klaten. Hal ini kami lakukan untuk menemukan orangtua dari bayi tersebut,” jelas Kapolsek Kota Klaten, AKP Warsono.

Hingga berita ini diturunkan, bayi tak berdosa itu dirawat oleh panti asuhan YPBT Klaten. Oleh pihak YPBT Klaten, bayi perempuan tersebut diberi nama Khusnul Khotimah Aprilia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge