0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Proses Internasionalisasi Muhammadiyah Harus Didukung Kesiapan Kader

timlo.net/tyo eka
Seminar Konsep Internasionalisasi Gerakan Muhammadiyah, di Auditorium Djazman Al Kindi, Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kartasura, Sukoharjo, Selasa (14/4) (timlo.net/tyo eka)

Solo – Proses Internasionalisasi membutuhkan persiapan yang matang dan terencana, memerlukan energi dan modal yang besar, serta kesiapan dukungan sumber dayang yang handal. Sebab proses internasionalisasi identik dengan kemajuan, kekuatan daya saing dan professionalisme.

“Oleh karena itu, peta jalan Internasionalisasi harus dirancang dan diintegrasikan kepada amal usaha atau apapun yang berada dalam Muhammadiyah,” jelas Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Hilman Latief, PhD saat berbicara tentang Konsep Internasionalisasi Gerakan Muhammadiyah, di Auditorium Djazman Al Kindi, Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kartasura, Sukoharjo, Selasa (14/4).

Sebab proses internasionalisasi organisasi Muhammadiyah, kata Hilman, harus didukung oleh kesiapan kader Muhammadiyah yang tidak hanya memiliki visi global tetapi juga memiliki keterampilan, profesionalisme dan dedikasi dalam menjalankan roda organisasi.

Hilman mengatakan, proses kaderisasi dan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah dapat diperluas lingkupnya serta lebih variatif modelnya. Pembinaan terhadap mahasiswa-mahasiswa muslim dari Negara-negara asing seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Mesir, Turki dan sebagainya yang sedang melanjutkan pendidikan di perguruan-perguruan tinggi Muhammadiyah dapat menjadi salah satu target kaderisasi.

“Selain itu, pembinaan secara intensif cabang istimewa yang berada di luar negeri dapat dilakukan untuk mendukung internasionalisasi gerakan Muhammadiyah,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge