0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPUD Boyolali Ajukan Anggaran Pilkada Rp 25,5 Miliar

dok.timlo.net/nanin
Ketua KPU Boyolali, Siswadi Sapto (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — KPUD Boyolali kembali mengajukan tambahan anggaran Pilkada senilai Rp 8 milliar. Total ajuan anggaran untuk Pilkada sebesar Rp 25,5 milliar. Namun, pengajuan anggaran ini dinilai terlalu besar. Pemkab masih akan melakukan pengecekan alokasi anggaran tersebut. Sebelumnya, Pemkab sudah menyetujui anggaran Pilkada untuk KPUD senilai Rp 17,6 milliar.

“Kita cek dulu,kalau semisal bisa dihemat, nanti kita tekan, kalau nilainya sampai Rp 25,5 milliar, kemungkinan Pemkab tidak mampu,” ungkap Assisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Boyolali, Untung Rahardja, Selasa (14/4).

Pasalnya, Pemkab tidak hanya mengalokasi anggaran untuk KPUD saja, namun juga akan mengalokasikan anggaran untuk instansi lain. Seperti misalnya, Panwas yang mengajukan anggaran Rp 5,49 miliar, Polres Rp 4,12 miliar, Satpol PP Rp 500 juta serta beberapa instansi lain yang terlibat dalam Pilkada.

“Untuk Kodim hingga saat ini belum mengajukan,” ungkap Untung.

Di sisi lain, Ketua KPUD Boyolali, Siswadi Sapto, mengakui pengajuan anggaran tambahan untuk Pilkada berkaitan dengan munculnya peraturan baru yang tertuang dalam draft PKPU, dimana KPUD harus membiayai kampanye dan pengadaan alat peraga. Untuk penyediaan penambahan anggaran tersebut, KPUD Boyolali masih melakukan pembahasan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk upaya efisiensi di beberapa item.

“Kita masih akan melakukan pembahasan,mungkin ada beberapa item yang harus ditekan agar lebih hemat,” tandas Siswadi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge