0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Wacana Polisi Parlemen, Ini Kata Fahri Hamzah

dok.merdeka.com
Pengamanan DPR (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Wacana pembentukan Polisi Parlemen menuai pro-kontra. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyatakan tidak paham dengan wacana polisi parlemen yang digulirkan oleh Badan Urusan Rumah Tangga (BURT).

“Maksudnya polisi parlemen itu apa saya tidak paham. Yang ada itu konsep pengamanan independen dan itu biasa di negara demokrasi, Anda cari parlemen itu entitas khusus kaki tangan parlemen itu tidak boleh ada di situ,” kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Selasa (14/4).

Menurut dia, pihaknya sedang berusaha menggusur pegawai negeri sipil di lingkungan parlemen karena dilarang dalam aturan. Hal itu karena parlemen adalah kelembagaan mandiri.

“Kami ini lagi bersihin DPR dari PNS-PNS karena tidak boleh. Parlemen itu harusnya kelembagaannya dikelola sendiri paham nggak?,” terang Wasekjen PKS ini.

Lanjut dia, DPR hari ini sedang menuju parlemen mandiri. Namun, dirinya juga menegaskan tidak setuju dengan pengamanan bersenjata di DPR.

“Soal polisi berapa banyak itu soal teknis. Tapi saya tentu orang yang mengerti demokrasi akan menjaga tidak boleh ada orang bersenjata di DPR,” pungkas dia.

Sebelumnya, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) mengusulkan penambahan pengamanan gedung parlemen dengan polisi bersenjata. Padahal, soal pengamanan DPR selama ini sudah ada Pengamanan Dalam (Pamdal).

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge