0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terobosan Baru, CFD Digelar di Desa Bero Kecamatan Trucuk

timlo.net/aditya
Panggung hiburan di Bero Car Free Day, Trucuk Klaten (timlo.net/aditya)

Klaten – Kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) tak hanya dilakukan di jalan raya kota besar saja. Namun di wilayah pedesaan disambut antusias oleh warga. Seperti yang dilakukan warga Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Klaten. Sepanjang jalan utama Bero – Pedan, Minggu (12/4) pagi merupakan launching pertama kegiatan tersebut.

“Bero CFD hari ini merupakan yang pertama kali. Selama empat jam sejak pukul 05.00 hingga 09.00 WIB, tiga ruas jalan penghubung Desa Bero, Pedan, dan Mandong kami tutup sementara agar bisa digunakan warga untuk berolahraga sekaligus refreshing,” jelas Kepala Desa (Kades) Bero, Suranto di sela kegiatan.

Menurut Suranto, ide awal Bero CFD berasal dari desakan warganya yang selama ini harus menempuh perjalanan sekitar 20 kilometer untuk menikmati ajang serupa dipusat jalan protokol Kota Klaten. Gayung pun bersambut. Pasalnya, gagasan CFD ternyata diapresiasi dan disetujui Camat Trucuk Bambang Haryoko.

Selain berolahraga sekaligus refreshing, Bero CFD merupakan ajang ekspresi untuk berkesenian bagi desa yang sebagian besar warganya menggantungkan hidupnya dari bertani tersebut. Hal itu terlihat dengan berdirinya sebuah mini panggung yang dilengkapi perangkat soundsystem dan organ tunggal ditengah-tengah kerumunan para pejalan kaki.

“Ada tiga SD Negeri dan lima PAUD atau TK di desa ini yang menyuguhkan potensinya untuk menghibur warga, seperti drumband dan sebagainya. Selain itu, Bero CFD juga mengangkat denyut perekonomian warga. Namun demikian, ajang ini akan kita agendakan setiap dua pekan sekali, tergantung rembugan warga dan panitia” ujar Suranto.

Sementara, salah seorang warga setempat yang berjualan soto, Suhir (53) mengaku kegiatan Bero CFD membuat warungnya menjadi semakin laris.

 

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge