0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyelenggaraan CBT Lebih Dipercaya

timlo.net/nanang rahadian
Para siswa sedang mengikuti UN CBT (timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Bupati Karanganyar Juliyatmono menilai, Ujian Nasional (UN) CBT (Computer Based Test) lebih memberikan kepercayaan dari sisi penyelenggaraan. Untuk itu pihaknya akan meminta penyelenggaraan CBT di Karanganyar diperluas dan ditambah sekolah penyelenggaranya.

“Karanganyar  tetap menyelenggarakan UN CBT karena memang dari sisi persiapan sarana dan prasarananya memungkinkan. Biar saja daerah lain membatalkan diri, kami jalan terus,” kata Bupati Juliyatmono saat meninjau pelaksanaan UN di SMAN 1 Karanganyar, Senin (13/4).

Dia menambahkan, pelaksanaan UN CBT ini justru meningkatkan kepercayaan kepada siswa dalam mengerjakan soal-soal UN. Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya siswa yang sudah selesai mengerjakan saat waktu masih 30 menit. Saat ditanya, para siswa mengaku lebih percaya diri dan mengerjakan soal dengan lebih mudah.

“Ini indikator yang paling valid. Siswa malah lebih tenang mengerjakan soal, lebih percaya diri, dan tidak banyak terganggu apapun,” kata Juliyatmono.

Karena itu, kata Bupati, kalau boleh memohon, UN CBT ini harus diperluas dan diperbanyak lagi jumlah sekolahnya. Kalau perlu semua sekolah harus menyelenggarakan UN CBT Hanya saja tantangannya, karena mulai tahun 2016 penyelenggaraan pendidikan tingkat SLTA diambil alih Pemerintah Provinsi, maka dengan sendirinya konsekuensi pelaksanaan UN CBT ada di tangan Pemprov.

“Sebab dengan digelar tiga shift, pagi, siang dan sore, maka dibutuhkan sedikitnya 130 komputer untuk siswa sejumlah 300-an,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge