0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

10 Siswa Tak Ikuti UN di Bumi Sukowati

timlo.net/agung widodo
Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman saat memantau pelanksanaan UN online di SMK Negeri 2 Sragen, Senin (13/4). (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Sebanyak 10 siswa di Sragen tak mengikuti ujian nasional (UN) pada hari pertama pelaksanaan ujian. Sedangkan Pelaksanaan UN online di Bumi Sukowati diikuti oleh 1.068 siswa yang berasal dari 3 SMK, yaitu SMK Negeri 2 Sragen, SMK Negeri 1 Miri dan SMK Negeri 1 Sambirejo.

“Sebanyak sepuluh siswa tak ikut ujian, dua dari SMA dan 8 dari SMK. Untuk peserta ujian nasional online sendiri di Sragen diikuti 1.068 siswa,” kata Ketua Panitia UN Kabupaten Sragen 2015, Suwardi, dalam pesan singkatnya kepada Timlo.net, Senin (13/4).

Sementara itu setelah memantau pelaksanaan UN online di sejumlah sekolah Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman berharap, pemerintah pusat memberikan bantuan sarana dan prasarana apabila sistem UN online dipermanenkan. Pasalnya, selama masa uji coba UN online ini masing-masing sekolah harus menyewa genset untuk antisipasi bila terjadi pemadaman listrik.

“Untuk masa percobaan, menyewa genset seperti itu tidak masalah. Namun ke depan kapasitas listrik masing-masing sekolah harus mampu memback-up kebutuhan untuk UN online,” kata Agus kepada wartawan usai memantau UN di SMK Negeri 2 Sragen.

Wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana SMK Negeri 2 Sragen, Suparman mengungkapkan, untuk pelaksanaan ujian dengan sistem computer basis test (CBT) tersebut, sekolah terpaksa harus mengeluarkan biaya Rp 1,6 juta perhari. Dana tersebut dipergunakan untuk pembiayaan sewa dua genset.

“Harga sewa satu genset Rp 800 ribu perhari. Padahal ujian akan dilaksanakan selama empat hari,” katanya.

Dalam pantauan kemarin, Bupati  Agus bersama Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri  dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sragen Moh Sauman mengunjungi SMK Negeri 2 Sragen dan SMA Negeri 1 Sragen.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge