0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gagal Kuras ATM, Satpam Bank Bersandiwara Dirampok

(Ilustrasi) (dok.merdeka.com)

Klaten — Gagal menguras mesin anjungan tunai mandiri (ATM) tempatnya bekerja, seorang satpam CIMB-Niaga Klaten bersandiwara sebagai korban perampokan. Beruntung, aparat kepolisian berhasil mengungkap aksi maling teriak maling tersebut.

Informasi dihimpun Timlo.net, sandiwara itu bermula ketika Polsek Kota Klaten menerima laporan dari pelaku Joko Sulistiyono (29), warga Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi dan seorang Satpam PLN terkait perampokan di Bank CIMB-Niaga berlokasi di Jl Pemuda Klaten pada Minggu (11/4) sekitar pukul 05.30 WIB.

“Setelah kami lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), ternyata banyak kejanggalan yang ditemukan. Maka dari itu, kami langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap Joko,” kata Kapolsekta Klaten AKP Warsono.

Dalam pemeriksaan itu, Joko mengaku disekap di kamar mandi dan dicekek oleh kawanan pencuri ATM yang dijaganya itu. Namun demikian, polisi tidak percaya begitu saja. Pasalnya, dalam olah TKP petugas menemukan sebuah tas berisi obeng, linggis, beberapa peralatan pertukangan lain dan sobekan kaos.

“Sobekan kaos yang ada di tas tersebut, sama seperti kaos yang digunakan untuk menutup kamera CCTV. Dari situlah kami semakin curiga,” tutur AKP Warsono.

Kendati sempat mengelak, Joko akhirnya buka suara bahwa dia lah pelaku dari perusakan ATM dan ruang kasir. Karena sebelum beraksi Joko sudah mempersiapkan skenario perampokan, termasuk memasang tulisan “ATM Rusak” dan mematikan jaringan listrik.

“Tersangka sudah merencanakannya. Karena gagal membongkar mesin ATM, ia pun bersandiwara sebagai korban perampokan untuk menutupi perbuatannya,” papar AKP Warsono.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge