0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahok Butuh Juru BIcara?

dok.merdeka.com
Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pakar Psikologi Politik UI, Dewi Haroen menyinggung sikap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sering melontarkan kata-kata kasar. Menurutnya, Ahok memerlukan juru bicara atau penasihat politik.

“Pak Ahok perlu jubir atau penasihat politik atau psikolog yang bisa mengademkan beliau. Bagaimana pun di dunia ini politisi tidak boleh mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas,” kata Dewi usai diskusi Polemik Sindotrijaya Network, Jakarta, Sabtu (11/4).

Selain itu, dia mengimbau agar Ahok mau mengubah gaya bicaranya. Hal itu dilakukan untuk meredam polemik yang terjadi di masyarakat.

“Tolong dengan kebaikan Pak Ahok menurunkan nada bicaranya sehingga bisa diterima masyarakat dengan damai,” imbuhnya.

Kendati demikian, Dewi mengakui kalau Ahok merupakan pemimpin yang jujur. Namun kejujuran itu, lanjut Dewi, tertutupi oleh sikap kasar Ahok.

Dewi mencontohkan pemimpin yang tidak temperamental tapi bisa melakukan pekerjaannya dengan tegas.

“Saya setuju (Ahok jujur). Lebih bagus lagi kalau bisa menurunkan (temperamental). Ini menyarankan saja, kerja itu enggak marah-marah. Banyak yang santun seperti Pak Ridwan Kamil dan Ibu Risma santai saja dan mereka bisa bekerja,” tegasnya.

(lia)

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge