0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diseret Ikan, Pemancing Tewas Tenggelam

dok.merdeka.com
(Ilustrasi) Tewas tenggelam (dok.merdeka.com)

Wonogiri — Lusi Haryanto (20) warga Dusun Bawuh RT2/RW1 Desa Minggarharjo Kecamatan Eromoko menemui ajalnya setelah tenggelam di sungai Bawuh, Sabtu(11/4)malam. Diduga, korban meninggal dunia lantaran kecapekan setelah berenang mengejar joran pancing yang disambar ikan hingga jarak lima meter dari daratan.

“Kejadian sekitar pukul 20.30 WIB. Korban ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB, tak jauh dari lokasi pertama kali korban tenggelam,” ungkap Kapolsek Eromoko AKP Subroto mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, Minggu(12/4).

Diterangkan Subroto, korban sebelumnya berangkat dari rumah bersama dua rekannya sekaligus saksi, yakni Endro (20) dan Triyanto (28) warga setempat. Ketiganya bermaksud memancing ikan patin di aliran sungai Bawuh. Setelah sampai disungai, korban langsung memasang umpan di mata kailnya.

Selang beberapa saat tiba-tiba saja, mata kail korban disambar ikan, kontan saja joran pancing korban yang ditaruh dipinggir kali tersebut, terseret ikan dan tersangkut semak belukar di dalam air sedalam tiga meter. Tak mau buruannya lepas serta joran pancingnya hilang, ia nekad terjun mengejar joran pancingnya.

“Korban melepas pakaian luar dan turun berenang mendatangi kail yang tersangkut. Selesai melepas kail, kemudian korban kembali ke daratan tapi karena jarak terlalu jauh korban kecapekan dan akhirnya tenggelam. Pada saat itu juga saksi yang melihat kejadian langsung meminta tolong pada warga, selanjutnya korban ditemukan dalam kondisi menjadi mayat,” jelasnya.

Subroto menambahkan, dari hasil pemeriksaan tim medis, dari tubuh korban tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda penganiayaan. Korban dinyatakan murni tewas tenggelam.

“Korban langsung kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan disaksikan perangkat desa setempat,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge