0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

6 Lutung Jawa Milik Warga Disita, Ada Nama Samson dan Juminten

dok.merdeka.com
Lutung Jawa (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pusat rehabilitasi Lutung Jawa (trachypithecus auratus auratus) Javan Langur Center (JLC) menyita enam ekor Lutung dari masyarakat selama kurun waktu dua tahun terakhir. Lutung tersebut sebelumnya dipelihara oleh warga sejak kecil. Karena masuk kategori hewan dilindungi, akhirnya dilakukan penyitaan.

Proses penyitaan terjadi dalam dua gelombang. Pertama disita tiga ekor terdiri dari Samson berusia 6 tahun dengan berat 4.8 kg, Juminten usia 2,5 dengan berat 4 kg, serta Merlin usia 3 tahun berat 4,2 kg. Ketiganya datang sekitar enam bulan lalu.

Sementara gelombang kedua, Nelly berusia 2 tahun dengan berat 3,9 Kg, Oneng berusia 3 tahun dengan berat 3 kg dan Riris usia 7 tahun dengan berat 3.5 kg. Ketiganya datang Maret lalu.

“Warga tidak tahu kalau Lutung Jawa termasuk satwa dilindungi. Setelah dilakukan pendekatan, pemiliknya bersedia menyerahkan. Tapi prosesnya tetap penyitaan oleh BKSDA,” kata Project Manager Javan Langur Center (JLC) di Kantornya di Coban Talun, Tulungrejo, Kota Batu, Iwan Kurniawan, Sabtu (10/4).

Keenam Lutung diterima dari warga asal Malang, Surabaya, Lumajang, Jember dan Banyuwangi. Para pemilik mengaku mendapatkan Lutung dengan membeli di pasar hewan dan transaksi online di internet.

Pihak JLC mengaku butuh waktu lama untuk mengubah perilaku lutung-lutung tersebut. Karena sudah terbiasa dengan pola perawatan yang dilakukan oleh pemiliknya.

“Sudah terbiasa makan snack, roti atau daging. Akibatnya organ pencenaannya bermasalah,” tandasnya.

Lutung Jawa sejak 1999 masuk sebagai satwa yang dilindungi. Spesiesnya masuk dalam konvensi perdagangan internasional tumbuhan dan satwa liar (CITES) dalam Appendix II karena populasinya terancam punah.

Populasi Lutung Jawa di habitat aslinya terus mengalami penurunan. Populasinya menurun sekitar 30 persen selama 36 tahun terakhir atau tiga generasi, di mana masing-masing generasi selama 12 tahun.

Populasi menurun akibat perburuan liar dan penyusutan habitat. Perburuan diambil daging, diawetkan, dipelihara dan dijualbelikan. Perdagangan Lutung Jawa secara ilegal marak di sejumlah daerah di Jawa Timur yang mengancam populasi.

Keenam lutung tersebut tidak lama lagi akan dilepaskan, setelah menjalani proses penyesuaian. Lokasi pelepasannya di Pantai Kondang Merak, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. [lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge