0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masuk Jajaran DPP, Dua Anak Mega Bakal Digembleng

merdeka.com
Prananda Prabowo (merdeka.com)

Timlo.net – Dua anak Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani dan Prananda Prabowo, masuk dalam susunan pengurus DPP partai periode 2015-2010. Puan menjadi ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan dengan status nonaktif, sementara Prananda menjadi ketua bidang Ekonomi Kreatif.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang baru saja dilantik bersama keduanya mengatakan, Puan dan Prananda akan digembleng menjadi calon pemimpin.

“Di satu sisi partai punya tugas yang sangat penting, wahana penggemblengan calon-calon pemimpin,” kata Hasto usai pelantikan di arena Kongres IV PDI Perjuangan, Hotel Inna Grand Bali Beach, Jumat (10/4).

Soal Prananda, Hasto mengatakan, bekas Kepala Situation Room PDIP itu memiliki kedalaman dalam aspek-aspek yang berkaitan dalam penjabaran ideologi.

“Bagaimana ideologi diwujudkan, termasuk dalam acara-acara protokoler partai, merancang Dedication of Life, merancang lagu Aku Melihat Indonesia sebagaimana yang ditampilkan dalam pembukaan kongres merupakan suatu sentuhan idelogis kebudayaan yang sangat penting,” kata Hasto.

Sementara Puan, kata Hasto, tetap dimasukkan ke dalam susunan DPP dengan status nonaktif karena menghormati jabatannya sebagai menteri dalam Kabinet Kerja.

“Mengingat tugas beliau yang sangat penting di pemerintahan sebagai menteri koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan, oleh ibu ketum dinyatakan nonaktif untuk berkonseterasi dalam tugas-tugas dalam pemerintahan. Namun dalam konteks integrasi antara parpol rakyat dan pemerintah tapi tentu saja peran parpol dan pemerintahan tidak bisa dipisahkan,” papar Hasto.

Hasto mengatakan, Puan dan Prananda sebagai cucu Bung Karno akan bersinergi untuk memajukan partai.

“Menjadi komitmen saya untuk mengawal hal tersebut mengingat Bung Karno adalah bapak bangsa kita yang telah meletakkan Indonesia merdeka ini, sehingga seluruh kesadaran partai menempatkan keluarga Bung Karno dalam posisi penting dan strategis,” ujarnya.

[rnd]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge