0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Karanganyar Serahkan Jadup Korban Longsor Jenawi

dok.timlo.net/nanang rahadian
Bupati Karanganyar Juliyatmono serahkan jadup (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyerahkan uang jatah hidup (jadup) kepada 273 jiwa atau 79 Kepala Keluarga (KK) pengungsi asal Dusun Jambon, Desa Menjing, Kecamatan Jenawi, Jumat (10/4) di Masjid Mujahidin, Jenawi.

“Bantuan tersebut kita berikan tanpa terkecuali, termasuk anak-anak. Jadup akan terus diberikan sampai proses relokasi selesai,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, yang ditemui wartawan usai pemberian secara simbolis jadup di Masjid Mujahidin, Jenawi, Jumat (10/4).

Bupati mengatakan, rincian jadup adalah sebesar Rp 22.500 per jiwa per hari, dalam jangka waktu selama 15 hari. Total, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelontorkan dana sekitar Rp 165 juta, sudah termasuk dengan bantuan lima kilogram beras per keluarga.

“Kami upayakan agar proses relokasi cepat selesai termasuk semua dana yang dijanjikan pemerintah bisa cair semua,” kata Dia.

Warga yang sudah menerima diharapkan segera meninggalkan pengungsian dan melanjutkan kehidupan sehari-hari seperti biasanya. Sembari menunggu proses relokasi selesai, warga diharapkan menumpang di rumah saudara dahulu.

“Semuanya akan ditarik dari pengungsian termasuk dapur umum,” kata Juliyatmono.

Di sisi lain, para pengungsi yang mendapat bantuan jadup diminta untuk waspada terhadap modus yang berujung penyunatan dana, dengan dalih telah memperjuangkan pencairan dana. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Juliyatmono kerap mendapati nominal bantuan yang berkurang lantaran adanya oknum yang memanfaatkan situasi.

“Sebaiknya bertanya ke pemerintah desa. Jangan percaya pada orang-orang yang tak berwenang, apalagi yang mengaku telah memperjuangkan agar dana cair. Meskipun hanya Rp 1.000, jangan sampai terjadi,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge