0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UN CBT, Pemerintah Tidak Beri Waktu Cukup

timlo.net/tyo eka
Joko Riyanto (timlo.net/tyo eka)

Solo – Dewan Pendidikan Kota Surakarta (DPKS) menilai, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang menggunakan Computer Based Test (CBT) terkesan belum siap. Pemerintah terlalu terburu-buru menerapkan, meski hanya diterapkan pada sejumlah sekolah yang menjadi pilot projek saja.

“Pemerintah tidak memberi waktu yang cukup untuk persiapan. Karena hanya kurang dari tiga bulan saja. Idealnya minimal enam bulan persiapan,” tandas Ketua DPKS, Joko Riyanto kepada Timlo.net saat diminta komentarnya terkait persiapan UN CBT, di Balai Muhammadiyah Solo, Jumat (10/4).

Joko mengatakan, hingga saat ini menjelang pelaksanaan UN CBT, masih banyak kendala yang ditermui, terutama pada persiapan peralatan pendukung UN CBT. Ada sejumlah sekolah yang masih belum memiliki peralatan yang memadai, belum ditambah kualitas server, listrik padam yang bisa sewaktu-waktu terjadi, dan sebagainya.

“Namun demikian, dalam menyikapi kendala tersebut, pemerintah masih bijaksana, karena sekolah yang tiba-tiba mengalami kendala bisa mengganti menjadi UN PBT,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge