0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

NU Sukoharjo Tak Terlibat Tabligh Akbar Waspadai Syiah

Pernyataan sikap PCNU Sukoharjo (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sukoharjo meminta kepada Forum Bersama Umat Islam (FBUI) Sukoharjo selaku panitia Tabligh Akbar menghilangkan logo NU, Banser dan Pagar Nusa dalam spanduk dan pamphlet sosialisasi. Pasalnya, PCNU merasa tidak terlibat maupun mendukung kegiatan yang digelar FBUI, Minggu (12/4) di Masjid Baiturrahmah Sukoharjo.

“Pencatutan Nahdlatul Ulama, Banser dan Pagar Nusa ini merugikan Jamiyah NU. Kami tidak pernah merasa dilibatkan apalagi mendukung acara tersebut, sehingga untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat, pencantuman logo harus dihilangkan,” kata Katib PCNU Sukoharjo, Abdullah Faishol, dalam pernyataan sikap di hadapan para awak media, Jumat (10/4).

Dikatakan, pihaknya mengaku tidak pernah bertemu dengan panitia penyelenggara untuk membahas Tabligh Akbar dengan tema Menjalin
Silaturahmi Menjaga Keutuhan Negeri dan Mewaspadai Pengaruh Syiah. Selain tidak merasa terlibat, PCNU juga tidak pernah mengangap aliran Syiah itu sesat, meskipun banyak hal yang bertentangan antara NU dengan Syiah.

Sementara, Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Anshor Sukoharjo, Nuril Huda mengakui dari piak panitia penyelanggara Tabligh Akbar sudah mengirimkan surat permohonan maaf. Namun, permohonan maaf tidak disertai dengan pecabutan logo NU, Banser dan Pagar Nusa secara keseluruhan.

“Memang sudah ada yang dilepas ataupun dicoret, tapi tidak semuanya. Banyak pamphlet yang masih terdapat logo kami, sehingga kami meminta agar dihilangkan semuanya,” tandas Nuril.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge