0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fire Opal Masih Jadi Maskot Batu Akik Wonogiri

dok.timlo.net/tarmuji
Pengrajin tengah melayani pengunjung (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Setidaknya dalam tahun ini, di Wonogiri sudah digelar tiga kali pameran batu mulia. Kali pertama digelar pada Pebruari, kemudian pameran kedua digelar Maret lalu. Kini, Paguyuban Batu Mulia Wonogir i(Baturi) kembali menggelar pameran batu akik. Sedikitnya 50 stan telah dipersiapkan panitia. Pameran yang dijadwalkan berlangsung mulai 10-12 April ini digelar di GOR Giri Mandala.

“Pesertanya datang dari Wonogiri dan daerah tetangga. Antara lain dari Yogyakarta, Solo, Klaten, Pacitan, hingga Purwokerto. Mereka akan menampilkan batu-batu mulia dari berbagai daerah di nusantara ini,”ujar panitia pameran, Subagyo, Jumat(10/4).

Menurut Subagyo, para perajin Wonogiri juga tidak mau kalah untuk menampilkan batuan khas kabupaten tersebut, yakni Fire Opal. Dalam pameran nanti, Fire Opal akan menjadi produk unggulan Wonogiri.

“Pameran ini sebagai salah satu upaya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Pasalnya, kerajinan akik dan batu mulia kini menghidupi berbagai kalangan. Mulai dari penambang, perajin akik, pembuat cincin atau emban, hingga para pedagangnya,” jelasnya.

M Zainudin, salah satu pemilik stan pameran asal Kecamatan Ngadirojo mengungkapkan, pameran itu juga bisa menjadi persiapan untuk mengikuti pameran akik dan batu mulia Kabupaten Wonogiri yang akan dilakukan untuk skala nasional, 7-10 Mei mendatang, berbarengan dalam rangka peringatan Hari Jadi Wonogiri.

“Saya tidak hanya menjual, tapi juga ingin memberi edukasi. Saya ingin menunjukkan secara langsung bagai mana proses pembuatan akik sejak dari bahan, pemotongan, pemolesan, sampai jadinya. Dengan demikian, pengunjung bisa melihat langsung keaslian batu mulia yang mereka miliki,” kata legistor PDIP ini.

Akik termahal yang dia pajang di pameran itu adalah batu bacan. Harga satu buah akik bacan miliknya berkisar Rp 2 juta – Rp 7 juta.Itu pun belum dengan warna yang sempurna. Menurut dia, jika sudah tembus ‘plong’ harganya akan jauh lebih tinggi lagi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge