0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dana Terbatas, PMI akan Ajukan Anggaran ke Pemkab

dok.timlo.net
Stok darah PMI (dok.timlo.net)

Boyolali — Palang Merah Indonesia (PMI) Boyolali berencana mengajukan bantuan dana ke Pemkab guna mendukung pelaksanaan program kerja. Selama ini, PMI hanya mengandalkan anggaran dari bulan dana dan unit usaha.

“Anggaran kita sangat terbatas,selama ini belum ada subsidi dari APBD,” tandas Kepala Markas PMI Boyolali, Hartono, Jumat (10/4).

Untuk merealisasi hal ini, pihaknya beberapa hari lalu sudah melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Boyolali untuk permintaan bantuan dana APBD. Dasarnya sesuai undang-undang, PMI mempunyai kewajiban untuk membantu pemerintah di bidang kemanusian. Sehingga sudah selayaknya pemerintah punya kontribusi dalam pengadaan anggaran untuk operasional program-program PMI.

“Harapan kita setelah ada bantuan APBD, program-program yang belum terealisasi bisa kita realisasikan,” terang Hartono.

PMI sendiri memiliki program utama yakni Siap Siaga dan Respon Bencana, pelayanan sosial kesehatan masyarakat, pembinaan sumber daya manusia dan relawan, serta tranfusi darah, membutuhkan dana yang tak sedikit. Dengan keterbatasan dana yang ada, PMI Boyolali terpaksa menyesuaikan program sesuai ketersediaan dana.

Lebih jauh ia membandingkan, PMI di kabupaten lain rata-rata mendapat bantuan anggaran dari pemerintah daerah dengan besaran rata-rata Rp 250 juta. Sementara PMI Boyolali sampai saat ini belum pernah mendapat alokasi.

“Kita sudah mengajukan permohonan bantuan ke pemkab melalui APBD sebesar Rp 250 juta,” imbuhnya.

Menanggapi pengajuan tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Boyolali Agus Ali Rosyidi menyebut akan mendorong pengadaan bantuan dana dari APBD untuk PMI. Pihaknya juga akan mendorong pemkab melalui politik anggaran untuk alokasi dana ke PMI. Sebab menurutnya, sasaran program bulan dana PMI dari PNS hasilnya masih jauh dari target.

“Semisal KONI saja bisa dapat Rp 500 juta, mengapa PMI tidak, padahal tanggung jawab yang diemban PMI di bidang kemanusiaan kan cukup berat,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge