0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walang Ijo Serang Tanaman Sawi, Petani Rugi

dok.timlo.net/nanin
Petani mencari belalang di tanaman sawi di Teras, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Petani sayuran di wilayah Teras, Boyolali, diresahkan dengan serangan hama walang. Hama walang ijo ini biasa menyerang pada malam hari. Tanaman yang paling parah terkena serangan walang adalah sawi. Akibatnya, tanaman menjadi rusak.

“Daunya menjadi berlubang-lubang. Kalau sudah begini harganya murah sekali, pasar kan maunya sayuran yang bagus,” ujar Tarjo (35) petani sawi di Dusun Banjarsari, Desa Teras, Boyolali, Jumat (10/4).

Dijelaskan, serangan hama walang dalam dua minggu terakhir ini mengakibatkan dua hektar lahan sawi rusak. Untuk mengantisipasi agar
serangan hama walang ijo tidak meluas, pihaknya menyemprot dengan menggunakan obat anti hama. Ciri-ciri sayuran yang terkena serangan hama belalang adalah daunnya berlubang. Selain itu, tanah bekas serangan terdapat sisa kotoran belalang. Hama ini biasa  menyerang saat peralihan musim.

Hal senada juga diungkapkan Daliman (45). Tanaman sawi miliknya yang terserang walang harganya turun drastis. Padahal, hasil sayuran miliknya dijual ke Aspakusa Makmur, yang menyediakan sayuran untuk supermarket.

“Kalau banyak lubang dan rusak, jelas ditolak,” tandasnya.

Selain serangan hama belalang, hama ulat juga menjadi musuh petani sayuran di musim pancaroba. Untuk hama ulat cara mengantisipasinya bukan saja dengan cara menyemprotkan obat. Namun, bisa langsung diambil tanpa menggunakan alat.

“Biasanya ulat bersembunyi di balik daun, tinggal kita ambil saja,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge