0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perluas Edupark, Pemkab Karanganyar Sewa Lahan

dok.timlo.net/nanang rahadian
Sekda Samsi saat meninjau lahan Edupark di Tasikmadu (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar masih akan mengusahakan perluasan tanah bagi pembangunan Taman Wisata Edukasi Dirgantara atau Edupark di komplek Kolam Renang Intanpari, Tasikmadu. Pasalnya luasan tanah yang tersedia dirasa kurang untuk berbagai wahana yang akan di bangun ditempat tersebut.

“Rencananya, untuk memperluas lahan tempat rekreasi dan olahraga ini, kami bakal menempuh opsi sewa lahan seluas lima patok milik Desa Gaum itu,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar Samsi, kepada wartawan, usai Sidak proyek pembangunan Edupark, Kamis (9/4).

Opsi sewa dan tukar guling itu dilakukan karena Pemkab belum memiliki lahan pengganti tanah kas desa  milik Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu. Opsi sewa lahan tersebut setidaknya akan berlangsung hingga Pemkab mendapatkan lahan pengganti aset desa tersebut.

“Kami sudah perintahkan kepada Pemdes Gaum untuk melakukan penghitungan nilai jual lahan tersebut,” urainya.

Samsi mengatakan, perluasan lahan tersebut salah satunya akan menyasar pada pengadaan parkir kendaraan. Hal tersebut untuk mengantisipasi banyaknya jumlah kendaraan pengunjung yang hadir ke kawasan nantinya.

“Selain parkir, juga bisa digunakan untuk perluasan rekreasi dan olahraga, sebab nantinya kolam renang Intanpari dan Edupark akan menjadi kawasan terpadu,” sebutnya.

Seperti diketahui, pembangunan Taman Edukasi Dirgantara Edu Park di mulai bulan lalu. Kontraktor pelaksana hanya diberi tenggang waktu pengerjaan selama 45 hari. Tempat wisata pendidikan yang akan dilengkapi dengan pesawat terbang jenis Boeing 737-200 dan dua pesawat helikopter itu harus sudah selesai 2 Mei mendatang.

‘’Ini memang proyek bandung bondowoso, waktunya sempit namun harus jadi. Sejak awal kontraktor yang mengerjakan sudah tahu jangka waktunya saat lelang, jadi harus konsekuen,’’ kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, usai peletakan batu pertama, kala itu

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge