0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panitia Seleksi Pejabat, Bupati Tidak Cawe-cawe

Ujian seleksi lowongan kepala Dinkes dan staf ahli bupati bidang pembangunan hanya diambil tiga untuk tahap akhir (timlo.net/nanin)

Boyolali — Bupati Boyolali Seno Samudro, menegaskan dirinya tidak akan ikut campur dalam penentuan Kepala Dinas Kesehatan dan Staf Ahli bupati bidang pembangunan. Bupati akan mengambil keputusan sesuai dengan hasil seleksi pejabat pimpinan tinggi pratama.

“Siapa yang nilainya terbaik, sudah pasti itu yang akan lolos,” ujar Bupati ditemui di Pendopo Ageng, Kemiri, Mojosongo, Kamis (9/4).

Ditegaskan Bupati, pelaksanaan seleksi PPTP ini dilakukan secara transparan, kompetitif, akuntabel, dan bebas dari KKN. Pelaksanaan seleksi PPTP ini dilakukan dengan efektif, efisien, tidak diskriminatif serta tidak dipungut biaya. Nantinya dijadwalkan paling lambat pejabat yang terpilih paling lambat dilantik awal Mei 2015 mendatang.

Dari lima nama calon, lanjut dia, masing-masing PPTP tidak ada masalah. Seluruhnya bisa diterima dan tidak ada unsur penolakan. Sehingga, tidak masalah siapa saja yang nantinya akan diusulkan akan langsung dipilih sesuai dengan rangking.

Sementara Ketua Pansel, Anwar Hamdani mengatakan, hasil akhir uji tahapan PPTP nantinya akan mengacu hasil komulatif seluruh nilai, dari tes awal hingga akhir. Yakni meliputi uji gagasan, uji kompetensi, tes kesehatan, tes kompetensi manajerial, serta kompetensi bidang dan wawancara akhir.

“Dari lima calon rangking 1-3 yang akan kami usulkan ke Bupati. Hanya saja perangkingan tersebut bersifat rahasia dan tidak dipublikasikan kepada publik,” ungkap Anwar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Boyolali, Karsino menambahkan, kerahasiaan perangkingan nama-nama calon tersebut dan penentuan rangking akan dilakukan dalam sidang pleno.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge