0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bus AKAP Luar Wonogiri Menjamur, Pengusaha Terancam Bangkrut

ilustrasi (Timlo.net - Setyo)

Wonogiri — Membanjirnya bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dari luar Wonogiri membuat sejumlah pengusaha otobus setempat kelimpungan. Terlebih lagi, perusahaan bus-bus tersebut menjual tiket jauh di bawah harga standart bus malam asli Wonogiri. Para pengusaha bus AKAP menilai, hal ini terjadi lantaran lemahnya pemerintah daerah dalam hal penegakan regulasi.

“Kalau tidak segera ditindaklanjuti, bisa-bisa kita menjadi penonton di rumah sendiri,” ujar Sutardi pengusaha bus sekaligus pemilik PO Tunggal Daya Kecamatan Ngadirojo ini, Kamis(9/4).

Sutardi mengatakan, seharusnya Pemkab Wonogiri menerbitkan peraturan daerah (Perda) baru yang mengatur soal pembatasan trayek serta ijin usaha bus baru yang masuk di Wonogiri. Artinya, bus luar Wonogiri hanya boleh melayani penumpang sampai terminal tipe A saja. Sedangkan, untuk ijin usaha baru, Pemkab dituntut untuk membatasi permohonan ijin usaha baru di Wonogiri.

Diakui Sutardi, pengusaha bus luar Wonogiri selama ini, mendapatkan ijin trayek dari pihak Dirjen Perhubungan Darat.  Dirjen sendiri mengeluarkan ijin trayek tanpa melihat dampak ke bawah. Selain itu, pengusaha lokal juga kalah persaingan dalam hal permodalan.

“Ya kalau ijin trayeknya Wonogiri-Jakarta, seharusnya mereka cuma sampai di Terminal Tipe A Giri Adipura saja, tapi kenyataannya, mereka malah bludusan sampai kota kecamatan,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika soal pembatasan trayek dan ijin usaha bus baru dilakukan, perekonomi Wonogiri akan lebih berkembang. Angkutan-angkutan yang melayani rute lokal juga akan kembali hidup. Disamping itu, kemungkinan besar terminal tipe A Krisak, Selogiri akan lebih bergairah.

“Ya memang Pemkab dan dinas terkait harus proaktif. Kita lihat saja,  perusahaan bus dari luar Wonogiri itu berani merugi dengan menjual tiket di bawah harga standar kami, pertama memang untuk mencari pasaran, sekaligus tujuan keduanya membunuh pengusaha lokal terlebih dahulu,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge