0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hindari Bentrokan, PN Solo Tunda Eksekusi Rumah

Suasana eksekusi di rumah Almarhum Winarso di Jl Sabang nomor 4, Banjarsari, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pengadilan Negeri (PN) Solo memilih untuk menunda eksekusi rumah Almarhum Winarso di Jalan Sabang nomor 4, Banjarsari, Solo. Hal ini dipilih, untuk menghindari bertrokan dengan pihak-pihak tertentu yang membentengi rumah sengketa tersebut.

“Kami memilih mundur dan menunda eksekusi, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Humas PN Solo, Mion Ginting saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/4) siang.

Terkait eksekusi yang dilakukan, kata Mion, pihaknya memiliki hak penuh melaksanakan putusan dari Mahkamah Agung (MA). Meski begitu, perlu memperhatikan norma sekaligus aturan yang berlaku.

“Memang, hak penuh kita pegang. Tapi, harus memperhatikan norma dan sesuai kaidah hukum yang berlaku,” jelasnya.

Disinggung kapan eksekusi akan dilakukan kembali, Miong mengaku masih belum dapat menentukan hari yang pasti. Meski begitu, dirinya mengisyaratkan akan kembali melakukan eksekusi dengan melibatkan pihak terkait yang lebih terorganisir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Timlo.net, eksekusi rumah Almarhum Winarso di Jl Sabang nomor 4, Banjarsari, Solo merupakan kali kedua dilakukan. Kali pertama, PN Solo melakukan eksekusi tahun 2011 lalu. Dan yang paling baru, PN Solo melakukan eksekusi pada Rabu (8/4) kemarin. Meski begitu, PN Solo selalu menemui benturan. Saat dilakukan eksekusi, puluhan anggota organisasi massa (ormas) di Kota Solo selalu melakukan penghadangan. Alhasil, lantaran jumlah juru sita dari PN Solo kalah jumlah otomatis eksekusi enggan dilakukan atau dibatalkan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge