0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bukit Longsor, Satu Korban Tewas

dok.timlo.net/tarmuji
Lokasi bukit longsor yang mengakibatkan satu orang tewas (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri – Nasib tragis dialami pasangan suami istri (pasutri) Sumanto (55) dan Sukinah (49). Warga Dusun Gondang RT 2 / RW 3 Desa Nguneng Kecamatan Puhpelem ini tertimbun reruntuhan material bukit setinggi lima meter desa setempat. Saat dievakuasi warga sekitar, Sumanto ditemukan dalam kondisi sudah tewas, sedang Sukinah mengalami luka-luka, Rabu (8/4).

“Korban sore tadi langsung dimakamkan di desa setempat. Sedang istrinya, langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami patah tulang kaki kanannya,” terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto.

Menurut Bambang, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelumnya, wilayah setempat diguyur hujan deras. Keduanya beristirahat, selang beberapa saat kemudian mereka kembali ke ceruk dimana keduanya mengumpulkan pasir tras dalam kondisi cuaca gerimis.

“Pasutri ini merupakan penambang pasir tras di lahan milik Mario warga setempat. Keduanya menambang pasir bersama warga lainnya,” jelasnya.

Dia mengatakan, selang satu jam kemudian, bukit tepat diatas mereka bekerja, tiba-tiba saja runtuh dan menimpa tubuh keduanya. Matrial tanah bercampur bebatuan membenam keduanya. Sumanto sekujur tubuhnya tertimbun longsoran, korban langsung tewas seketika, sedang Sukinah mengalami patah tulang kaki kanannya.

“Kecelakaan kerja ini terjadi karena kekurang hati-hatian korban. Hujan yang turun beberapa jam sebelumnya juga kami yakini telah membuat struktur tebing labil hingga akhirnya ambrol dan menimpa dua penambang itu,” tambah Bambang.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge