0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rokok Membuat Otak Menciut

Rokok elektrik. (Dok: Timlo.net/ Hawaii.gov.)

Timlo.net–Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa kebiasaan merokok bisa menciutkan otak. Rokok membuat jaringan penting di otak menipis, menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Molecular Psychiatry.

Dalam penelitian itu, para ilmuwan menemukan bahwa para perokok memiliki korteks yang lebih tipis. Dan semakin lama seseorang merokok, semakin menipis lapisan ini. Korteks adalah raja yang memampukan otak untuk berpikir.

Bagian ini juga melibatkan fungsi-fungsi penting lainnya seperti kemampuan mengamati, dan penalaran spasial, kata pemimpin penelitian Sherif Karama, Ph.D, dari McGill University.

Jadi korteks yang menipis mengganggu kinerja otak dan membuat kita susah berpikir. Penderita Alzheimer’s juga memiliki korteks yang menipis dan masalah kognitif. “Jika korteks rusak, otak juga rusak,” kata Karama.

Tapi bukan berarti bagian otak ini tidak bisa memperbaiki diri sendiri, tambahnya. Dalam penelitian itu, korteks dari mantan perokok meningkat ketebalannya setiap tahun. Mereka akhirnya memiliki korteks dengan ketebalan normal setelah berhenti merokok selama 25 tahun.

Masih belum jelas apakah nikotin atau zat kimia lain yang menjadi biang keladi dari penipisan korteks ini. Hal ini bisa juga disebabkan karena kerusakan paru-paru yang diderita perokok. Paru-paru rusak menghalangi kemampuan tubuh mengambil oksigen. Dan kekurangan elemen vital tersebut merusak korteks, katanya.

Saran Karama sederhana: berhentilah merokok segera sehingga korteks bisa kembali normal. Sayangnya untuk mereka yang tidak merokok, tidak ada jalan pintas untuk mempertebal korteks. Tapi dengan pola makan seimbang, kegiatan yang merangsang otak dan aktif secara fisik bisa membuat otak sehat, kata Karama.

Sumber: Men’s Health.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge