0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengungsi Jenawi Dijatah Rp 22.500 per Hari

dok.timlo.net/nanang rahadian
Lokasi pengungsian di Balaidesa Menjing, Jenawi (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bakal menyediakan dana pemulihan bagi pengungsi. Dana tersebut diperuntukkan bagi para pengungsi korban tanah longsor di dusun Jambon, Desa Menjing, Kecamatan Jenawi. Besaran dana mencapai Rp 22.500 bagi setiap pengungsi selama satu bulan masa pemulihan.

“Biaya ini untuk korban tanah longsor yang berada di pengungsian,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono saat ditemui wartawan, Selasa (7/4).

Juliyatmono menambahkan, saat ini dana tersebut telah ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar dan siap didistribusikan ke pengungsi. Jumlah pengungsi dari Dusun Jambon, Desa Menjing mencapai 256 orang.

“Akan saya serahkan hari Jumat (10/4) mendatang,” tegasnya.

Setelah mendapatkan dana itu, tambah Juliyatmono, mereka didorong untuk pindah dari lokasi pengungsian agar lebih tenang dan nyaman. Diharapkan warga dapat pindah ke tempat saudaranya untuk sementara sambil menunggu relokasi terealisasi.

“Kepastian relokasi kan lama, karena harus ada prosedur yang wajib dilaksanakan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani mengatakan Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyiapkan bantuan sebesar Rp 20 juta untuk setiap rumah. Pemerintah Propinsi juga akan menggelontorkan dana sebesar Rp 15 juta. Sedangkan Pemkab Karanganyar menjanjikan dana bantuan sebesar Rp 10 juta.

“Total bantuan Rp 45 juta untuk membangun rumah tipe 45. Tanahnya merupakan tanah kas desa,” jelas Endang yang ditemui wartawan di lokasi pengungsian tanah longsor Jenawi, Selasa (7/4).

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge