0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Siswi SMA Magang di Hotel Dijadikan Tukang Pijat

ilustrasi (sumber: bisnisukm.com)

Timlo.net – Memprihatinkan, sejumlah siswi SMA di Baturaja, Sumatera Selatan, yang magang di hotel Bil Baturaja dijadikan tenaga pemijat. DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu, tidak terima dengan perlakuan pada siswi tersebut.

“Terkait dengan kasus manajemen hotel memanfaatkan siswi tugas magang sebagai tenaga pemijat untuk melayani tamu itu jelas melanggar aturan sehingga kami segera memanggil pihak penanggung jawab hotel tersebut,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Ferlan Yuliansyah, Rabu (8/4).

Mereka akan segera panggil pihak hotel yang memanfaatkan siswi-siswi SMA dijadikan tenaga pemijat untuk melayani tamu. Dia menyatakan prihatin atas kasus ini.

“Kita akan memanggil pihak manajemen hotel bersangkutan untuk dimintai keterangan,” katanya.

Ferlan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan OKU itu menegaskan, para pelajar yang melakukan proses pendidikan dalam hal ini magang tugas sekolah justru dimanfaatkan di bagian travis SPA hotel adalah pelanggaran hukum.

“Yang jelas permasalahan ini akan segera kita tindak lanjuti,” katanya.

Hal senada dikatakan anggota Komisi I DPRD OKU Yudi Purna Nugraha. Menurutnya, pekerjaan memijat para tamu hotel berdampak negatif terhadap seorang pelajar putri.

Dia dengan tegas mengatakan, jika mempekerjakan karyawan di bawah umur jelas melanggar UU No 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.

Sebab katanya, anak di bawah umur tidak boleh dipekerjakan apalagi siswi tugas magang dimanfaatkan menjadi tukang pijat SPA.

Sementara Manajer Operasional Baturaja Indah Lestari (BIL) Hotel Baturaja Yustaman ketika dikonfirmasi sebelumnya, membenarkan jika ada beberapa pelajar putri dari sekolah yang melaksanakan tugas magang.

Penetapan tugas magang ini, sudah sesuai dengan kesepakatan antara manajemen hotel dengan pihak sekolah.

“Jadi kesepakatan ini bisa ditugaskan di segala lini hotel, mulai dari restoran, dapur, area pabrik hotel termasuk fasilitas kecantikan dan SPA. Mereka ini juga dirolling dan tidak selamanya memijat tamu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) OKU Hakim Makmun saat dikonfirmasi secara terpisah menyayangkannya.

Menurut dia, sampai saat ini tidak ada pihak hotel BIL melapor secara resmi kepada Disnakertrans terkait ada pelajar tugas magang.

Memang pernah melapor lewat telepon dari manajernya saja untuk memberitahu jika BIL mendapatkan siswi magang dari beberapa sekolah termasuk SMK di OKU.

“Namun, jika mereka bilang akan ada bagian pemijatan yang dilakukan oleh siswi, maka kita akan melarangnya,” kata dia.

Dia menambahkan, untuk masalah magang juga bukan ranah Disnakertrans, karena rekomendasi siswi itu langsung dari sekolah kepada perusahaan.

“Kita sangat menyayangkan jika manajemen BIL melakukan hal tersebut, karena sungguh tidak etis, dimana siswi yang datang untuk mendapatkan ilmu dimanfaatkan jadi tukang pijat. Sebab di sekolah tidak ada mata pelajaran menjadi trapis SPA,” ujarnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge