0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengungsi Jenawi Terpaksa Jual Hewan Ternak

Pengungsi antri mengambil makan siang (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Sejumlah pengungsi akibat bencana longsor dan tanah ambles Dusun Jambon, Desa Menjing, Kecamatan Jenawi terpaksa menjual hewan ternaknya untuk memenuhi kebutuhan hidup selama dalam pengungsian.

“Kami tidak bisa bekerja seperti biasa, penghasilan kami menurun, terpaksa jual kambing,” kata Susilo, warga RT 2/ RW 6 Dusun Jambon kepada Timlo.net, di Pos Pengungsian Balaidesa Menjing, Selasa (7/4).

Hal serupa juga dilakukan Hadi Suprapto (73) warga RT 2/ RW 6. Dirinya pun terpaksa menjual 4 ekor kambing miliknya demi menutup kebutuhan sehari-harinya.

“Dari penjualan 4 ekor kambing, hanya laku senilai Rp 3,5 juta,” katanya.

Suprapto mengaku masih butuh tambahan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup, termasuk memberi bekal uang saku kepada cucunya yang masih bersekolah.

“Kebutuhan hidup kan tidak hanya makan saja, kalau makan sudah dicukupi pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu,  sejumlah warga yang tinggal di pengungsian merasa letih dan mengalami kejenuhan. Mereka ingin segera ada kepastian kapan relokasi bakal dilakukan.

Suyatmi (40), warga RT 2/ RW 6 mengaku sudah dua kali mengungsi akibat rumahnya terkena bencana tanah longsor.  “Terlalu lama di sini rasanya jenuh sekali. Semoga segera ada kejelasan soal relokasi,” harapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge