0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dukun dan Pasutri Tewas Tenggak Racun Saat Ritual

ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — ┬áPasangan suami istri dan seorang tamu tewas misterius di dalam sebuah rumah di Kecamatan Gabus, Pati, Jawa Tengah. Diduga, ketiga orang itu meninggal akibat mengkonsumsi racun saat melakukan ritual.

Ketiga korban tersebut adalah Sukarman dan istrinya, Suparni. Kemudian seorang tamu diduga sebagai dukun atau paranormal dalam ritual tersebut adalah Sugianto.

Ketiganya ditemukan tewas pada Senin (6/4) siang kemarin dengan kondisi mulut berbusa oleh Vita, merupakan salah satu anak dari korban Sukarman. Pasutri itu ditemukan tewas di kamar tidur, sementara Sugianto terbujur kaku di kamar tamu.

“Kami masih melakukan upaya penyelidikan terkait kasus kematian tersebut,” kata Kapolres Pati, AKBP Budi Haryanto saat ditemui wartawan di Kantor Pemprov Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (7/4).

Budi Haryanto tidak membantah ketika disinggung kemungkinan adanya unsur pembunuhan saat ketiga korban itu melakukan ritual. Dia mengatakan, saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan barang bukti berupa sebuah cairan dalam gelas. Tetapi, pihaknya belum bisa memastikan apakah cairan tersebut racun atau bukan.

“Ada barang bukti yang diamankan berupa cairan. Cairan di lambung dan usus (korban) juga diambil dan masih diteliti Labfor Polda Jateng untuk mengetahui jenis apa cairan tersebut,” ujar Budi.

Kepala Sub Bidang Dokpol Bid Dokkes Polda Jawa Tengah, AKBP Summy Hastry Purwanti mengatakan, berdasarkan hasil autopsi dan visum terhadap ketiga korban, mereka tewas akibat keracunan sebuah cairan diminum saat melakukan ritual.

“Dari pemeriksaan sembilan organ tubuh korban yang meninggal di Pati ditemukan tanda mati lemas keracunan. Untuk tahu pasti jenis racunnya harus ambil lambung dan cairan untuk diperiksa di Labfor, dan sampai saat ini masih dalam proses penelitian,” kata Hastry di RS Bhayangkara, Kawasan Kabluk, Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hastry memperkirakan ketiga korban tewas usai menenggak minuman sekitar pukul 10.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB pada Senin (7/4). Selain itu, dugaan korban melakukan ritual sebelum tewas dari hasil autopsi diketahui korban berpuasa sebelum menenggak racun.

[ary]

Sumber : Merdeka.com

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge